Bupati Sleman ke Pedagang: Meski Sudah Divaksin, Tetap Harus Patuh Prokes!

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk pedagang Pasar Tempel, Selasa (29/6/2021). - Ist/dok
29 Juni 2021 22:57 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Sleman kembali melakukan vaksinasi massal di pasar buah Tempel pada hari Selasa (29/6/2021).

Pada pelaksanaan vaksinasi kali ini, Pemerintah kabupaten Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman melakukan vaksinasi AstraZeneca kepada sekitar 1.500 orang, yang terdiri dari pedagang Pasar Tempel, petugas SPBU dan pegawai LPG yang ada di sekitar pasar pasar tersebut.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menjelaskan kegiatan vaksinasi ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung pasar, baik pedagang maupun pembeli, saat melakukan transaksi di dalam pasar. Ia berharap kegiatan vaksinasi ini efektif untuk menurunkan angka Covid-19 di Kabupaten Sleman secara keseluruhan.

Baca juga: DIY Kaji Penutupan Semua Objek Wisata

Dalam kesempatan tersebut, Kustini juga mengajak masyarakat untuk tetap di rumah saja selama pandemi Covid-19, dengan semangat “Sesarengan Jaga Sleman”. “Selanjutnya, meski banyak pedagang sudah divaksin, namun para pedagang pasar tetap harus menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan," tutur Kustini.

Kepala Dinas Disperindag Kabupaten Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih, mengatakan pelaksanaan vaksinasi kali ini merupakan vaksinasi ketujuh yang dilakukan selama Juni 2021. Mae menargetkan akan melakukan vaksinasi kepada sebanyak 10.000 pedagang pasar di bulan Juni ini.

“Vaksinasi ini turut melibatkan 40 orang tenaga kesehatan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Puskesmas dan relawan," jelas Mae.

Caption: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk pedagang Pasar Tempel, Selasa (29/6/2021)./Ist