RS Rujukan Covid-19 di Kota Jogja Butuh Ribuan Liter Oksigen Setiap Hari

Ilustrasi - Antara/Rahmad
13 Juli 2021 17:17 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kebutuhan oksigen medis untuk memenuhi layanan bagi pasien Covid-19 masih cukup tinggi di Kota Jogja. Sejumlah rumah sakit (RS) rujukan pasien Covid-19 membutuhkan pasokan oksigen di kisaran ribuan liter per hari.

Kepala Bagian Humas dan Marketing RS Bethesda Jogja, Adhiyanto Priambodo, mengatakan Bethesda bisa menghabiskan sebanyak 3.700 liter oksigen per hari. Jumlah itu cukup tinggi akibat pasien Covid-19 yang terus melonjak belakangan ini.

BACA JUGA: Pasien Isoman Covid-19 di DIY Dijatah Obat Gratis, Begini Cara Mendapatkannya

"Kebutuhan harian oksigen 3.700 liter per hari," katanya, Selasa (13/7/2021).

Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi krisis oksigen yang beberapa hari terakhir cukup sulit untuk diperoleh. Salah satunya yakni dengan meminta sistem peringatan dini saat oksigen hampir habis.

"Untuk antisipasi krisis oksigen kami menerapkan sistem peringatan dini pada saat jumlah oksigen mencapai level tertentu. Jadi ada semacam peringatan," ungkapnya.

Sementara, Humas RS PKU Muhammadiyah Jogja, Anwar Fitanta, mengatakan kebutuhan oksigen likuid sekitar 100 liter per jam dan 2.400 liter. "Kami memakai tabung likuid gede dengan kapasitas enam ton," katanya.

Saat kehabisan stok dan belum mendapat pasokan oksigen baru, rumah sakit menyediakan tabung oksigen kecil dengan ukuran enam meter kubik. Jumlah itu hanya bisa menyuplai kebutuhan oksigen harian dalam jumlah kecil. "Per empat unit tabung hanya bisa suplai oksigen ke sentral untuk 14 menit," ujarnya.

Rumah sakit harus mencari sendiri stok oksigen sampai ke Jawa Timur untuk mengisi ulang pasokan oksigen itu. "Untuk pengisian tabung oksigen yang enam meter kubik, kami RS PKU Muhammadiyah Jogja harus mencari sendiri sampai ke Jawa Timur untuk isi ulang tabung, arena di DIY sudah langka," ungkapnya.