Potret Susahnya Dapat Vaksin Covid-19 di Jogja, Antre Pukul 01 Dini Hari Untuk Dapat Nomor Antrean

Potret antrean pendaftaran vaksinasi Covid-19. - Ist/Tangkapan layar twitter
14 Juli 2021 21:17 WIB Nina Atmasari Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah sedang menggalakkan vaksinasi Covid-19. Di Kota Jogja, vaksinasi sedang digalakkan untuk warga berusia 12 tahun ke atas.

Vaksinasi untuk masyarakat umum ini rupanya diminati warga. Hal ini terbukti dari setiap kegiatan vaksinasi massal, pesertanya membludak.

Sejumlah warga bahkan mengungkap betapa susahnya perjuangan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 di Jogja. Hal ini diketahui dari sejumlah unggahan warganet di media sosial twitter.

Salah satu warganet yang mengungkapkan perjuangan mendapatkan vaksin Covid-19 adalah Ahmad Jilul Q. Farid melalui akun @jilulisme. Pada Rabu (14/7/2021) dini hari ia mengunggah foto antrean pendaftaran vaksin Covid-19 di PKU Muhammadiyah.

Dalam foto tersebut tampak puluhan orang berkerumun di depan pintu gerbang yang masih tertutup. Hari masih gelap dan ia menyebutkan antrean itu terjadi pada pukul 3 pagi.

"Susahnya dapat vaksin di DIY, terlebih buat warga KTP selain Sleman dan Kota. Ini jam 3 pagi, antrian di PKU Ahmad Dahlan sudah serame ini cc @humas_jogja @Jogja24Jam," tulisnya dalam keterangan foto.

Unggahan ni mendapatkan respon dari Muhammadiyah Covid-19 Command Center. Melalui akun twitter resminya yakni @mucovid19, mereka memberikan klarifikasi dan meminta maaf karena terjadinya antrean tersebut.

"Mohon maaf atas antrean yang harus terjadi. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, antrean timbul tak lain karena keterbatasan jatah vaksin & sumberdaya nakes yang fokus dengan penanganan pasien, sedangkan pasien positif COVID-19 terus membludak," tulis @mucovid19.

Selanjutnya, Muhammadiyah Covid-19 Command Center juga membagikan informasi lengkap tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tersebut, terutama persyaratannya.

Panjangnya antrean mendapatkan vaksin Covid-19 juga diungkapkan oleh akun @takuplax. Selang beberapa jam dari unggahan @jilulisme, ia membagikan foto antrean pendaftaran vaksin di Puskesmas Depok II. Dalam foto tersebut, tampak puluhan warga antre sampai ke jalan, di saat situasi masih gelap.

Ada pula akun @allestanta_bisa yang membagikan situasi pendaftaran vaksin di PKU Muhammadiyah. Tampak antrean warga di luar pagar, saat hari masih gelap. Ia mengaku sudah tiba pukul 01.05 pagi namun antrean sudah panjang padahal hanya untuk mendapatkan mengumpulkan KTP dan mendapatkan nomor antrean.



"Tgl 13/7/2021 mencoba datang lebih awal jam 1.05 saya sudah di lokasi . antrian sudah seperti difoto. Hanya utk mengumpulkan KTP dan mengambil nomer antrian," tulisnya.

Pemkot Buka Pendaftaran Online

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja permudah warga Jogja dari sisi pendaftaran dengan memberikan akses pendaftaran secara daring melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, pendaftar via JSS ini untuk warga Kota Jogja yang berusia minimal 12 tahun.

"Pendaftaran secara daring ini sekaligus menandai dimulainya vaksinasi untuk anak di Kota Jogja. Perlu diingat, jika usianya kurang dari sehari saja, tidak bisa mendaftar. Tunggu sehari lagi baru mendaftar,” kata Heroe di sela-sela peluncuran aplikasi pendaftaran vaksin di Bank BPD DIY, Jogja, Sabtu (10/7/2021).

Bagi warga yang hendak mendaftar via JSS, cukup membuka aplikasi JSS dan memilih menu kesehatan. Nantinya akan muncul menu pendaftaran vaksin. Warga tinggal mengisi beberapa data yang diperlukan. Harapannya pengisian data dapat berlangsung kurang dari 10 menit agar pendaftaran tidak dianggap batal.

Selain itu, warga juga bisa memilih lokasi pelaksanaan vaksin dan waktunya. Namun untuk tahap awal pendaftaran secara daring melalui JSS ini, vaksinasi akan berlangsung di area parkir GL Zoo pada Selasa hingga Kamis.

“Untuk selanjutnya, kami akan mengalihkan seluruh proses pendaftaran vaksinasi melalui aplikasi ini. Termasuk pendaftaran vaksinasi reguler yang selama ini dilakukan di 18 Puskesmas, 13 rumah sakit, dan dua klinik,” kata Heroe yang juga Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Jogja.

Dengan sistem pendaftaran daring via JSS, harapannya perhitungan capaian vaksin khusus warga Jogja bisa lebih mudah. Selama ini kegiatan vaksinasi di Kota Jogja juga terbuka untuk warga dari kabupaten lain, terlebih jika warga tersebut bekerja di Kota Jogja.

Hingga saat ini, capaian vaksinasi yang dilakukan Pemkot Jogja untuk dosis pertama sudah lebih dari 170.000 sasaran.