Peminat Minim, Tak Ada Virtual Tour selama PPKM Darurat

Digital ilustrasi / Freepik
15 Juli 2021 07:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul tidak menggelar virtual tour selama pelaksanaan PPKM darurat. Keputusan untuk tidak menggelar virtual tour dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah hal.

“Ruh antara wisata langsung dan virtual berbeda. Kami juga belajar dari teman-teman yang sempat menggelar virtual tour, ternyata peminatnya tidak banyak,” kata Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Adi, Rabu (14/7/2021).

BACA JUGA : Inovasi Baru Taman Pintar Jogja, Keliling Secara Virtual

Oleh karena itu, Markus menyatakan Dispar Bantul tetap memilih mempromosikan objek wisata yang ada di Bumi Projotamansari melalui media sosial, media cetak dan media online. Adapun tujuan dari promosi tersebut adalah mengingatkan kembali jika di Bantul banyak objek wisata yang bisa dikunjungi seusai PPKM darurat.

“Kami juga selipkan pesan, selama PPKM darurat untuk menunda kegiatan wisata. Selain itu kami ingatkan terkait protokol kesehatan di tempat wisata untuk mereka yang akan berwisata usai nantinya objek wisata kembali dibuka,” imbuh Markus.

Menurut Markus, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul terkait dengan vaksinasi dosis kedua terhadap pelaku wisata di pantai selatan Bantul yang mencapai 2.066 orang.

BACA JUGA : OVO Buka Peluang Wisata Virtual Dunia Gratis, Begini

“Untuk jadwal dan tempat kami masih menunggu Dinkes Bantul. Untuk vaksinasi dosis pertama kemarin sudah digelar Rabu (30/6) dan Kamis (1/7),” katanya.

Terpisah Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho mengatakan, untuk vaksinasi dosis kedua bagi 2.066 pelaku wisata di pantai selatan Bantul baru akan digelar Oktober mendatang.

“Karena menggunakan AstraZeneca maka dosis kedua setelah tiga bulan dari vaksinasi dosis pertama. Kami juga sedang berkoordinasi dengan Dispar terkait dengan rencana vaksinasi terhadap pelaku wisata lainnya di luar pantai selatan. Dan ini sedang berproses,” jelas Abed.