Indonesia Raih 39 Medali di Asian Games 2026, Peringkat 16
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Rahmad
Harianjogja.com, BANTUL--Sejumlah agen oksigen di Bantul memilih berhenti memasok oksigen ke konsumen semenjak diberlakukannya PPKM darurat. Alasannya, pihak distributor oksigen tidak melayani permintaan dari agen dan hanya melayani permintaan dari rumah sakit.
“Kondisi ini sejatinya terjadi sejak Juni lalu. Kami terpaksa tidak bisa memasok ke konsumen. Padahal, banyak pasien selain Covid-19 yang butuh oksigen,” kata Ega Megawati, salah satu agen oksigen di Nitiprayan, Kasihan, Bantul, Rabu (14/7/2021).
BACA JUGA : Krisis Oksigen, Indonesia Minta Bantuan Negara Lain
Ega yang mulai menjadi agen oksigen sejak 2014 ini mengaku sebelum menghentikan pasokan oksigen ke konsumen, biasanya dirinya mampu memasok 20 tabung dengan ukuran 6 meter kubik setiap hari. Selain konsumen, pengiriman juga dilakukan untuk beberapa rumah sakit.
“Ada juga tabung kecil ukuran 1 meter kubik. Tapi sekak PPKM darurat, kami berhenti melayani. Padahal, banyak permintaan ke kami terkait kebutuhan oksigen. Mau bagaimana lagi,” jelasnya.
Menurut Ega, faktor lainnya yang membuat dirinya menghentikan pasokan oksigen adalah sulitnya mendapatkan tabung gas, dua bulan terakhir. Untuk mendapatkan tabung gas, dirinya harus memesannya dari DKI Jakarta. Tapi dalam perkembangannya, pesanan ini cukup sulit dipenuhi, menyusul kian langkanya tabung gas. Alhasil, harga tabung gas juga mengalami kenaikan signifikan.
“Dulu tidak sampai Rp1juta. Sekarang bisa sampai Rp5 juta,” terangnya.
BACA JUGA : DPRD DIY Minta Pemda Ambil Langkah Cepat Atasi Krisis Oksigen
Oleh karena itu, Ega berharap agar ada kebijakan dari pemerintah pusat terkait kelangkaan oksigen dan tabung gas. Ia berharap agen diposisikan sama dengan rumah sakit untuk pasokan oksigen dari distributor. “Karena kami juga punya konsumen yang dirawat di rumah juga,” katanya.
Sementara Maulana, warga Dlingo, mengaku kesulitan mendapatkan pasokan oksigen untuk ayahnya yang menderita asma. Sebab, usahanya mencari agen oksigen tidak mendapatkan hasil. Dirinya tidak bisa mendapatkan oksigen untuk ayahnya.
“Karena kondisinya seperti ini, saya hanya bisa berdoa, semoga asma, Bapak saya, tidak kambuh,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti usai bermain 2-2 selama 120 menit.