Di Jogja Ada Wiblukam, Siapkan Rute Menarik Bersepeda

Jalan kampung di wilayah Cokrodiningratan yang baru selesai diperbaiki untuk mendukung wisata blusukan kampung. - Ist/Dok Lurah Cokrodiningratan.
24 Juli 2021 15:07 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Jogja terus berupaya mendongkrak daya dukung ekonomi masyarakat setempat melalui program Wisata Blusukan Kampung (Wiblukam), salah satunya melalui penataan jalan kampung supaya nyaman dilewati wisatawan.

Saat ini kelurahan setempat baru saja selesai melakukan pekerjaan fisik berupa peningkatan dan pemeliharaan jalan paving block di sejumlah ruas jalan kampung di wilayah Kelurahan Cokridininhratan dengan nilai kontrak Rp202 juta. 

BACA JUGA : Lewati Sejumlah Kampung, Ini Rute Wisata Sepeda di Jogja

Lurah Cokrodiningratan, Kota Jogja Darsana mengatakan total luas jalan kampung yang diperbaiki di masa pandemi Covid-19 ini adalah 1.120 meter persegi yang berlokasi di kampung Cokrodingratan yang tersebar di empat wilayah RW, yakni RW 01, 02, 03 dan 04 Kelurahan Cokrodiningratan. Adapun spesifikasi kualitas paving block K 200 ketebalan delapan sentimeter, SNI (Mutiara).

"Arah dan tujuan penataan kawasan pemukiman supaya tertata rapi, bersih dan lebih menarik, guna mendukung branding kampung kerajinan dan kuliner yang dikemas dengan Wisata Blusukan Kampung [Wiblukam] sebagai daya ungkit ekonomi pariwisata atau peningkatan ekonomi masyarakat," kata Darsana, Jumat (23/7/2021).

Dia berharap dengan adanya penataan jalan kampung nantinya setelah pandemi Covid-19 bisa dikunjungi oleh wisatawan dan wisatawan merasa nyaman saat blusukan di kampung-kampung wilayah Cokrodiningratan.  Sebelumnya Kelurahan Cokrodiningratan juga sudah membuat jalur sepeda dan memperbaiki Taman Robin I dan II.

BACA JUGA : Pemkot Jogja Luncurkan Rute Wisata Sepeda

Rute jalur sepeda yang dipersiapkan yakni di mulai dari pintu masuk di samping Hotel Phonix Jalan Jenderal Sudirman, masuk kampung Cokrokusuman di utara, terus masuk ke Taman Robin II dan Taman Robin I di samping sungai Code.

Dari Taman Robin keluar ke Jalan AM. Sangaji masuk ke simpang empat Jetis sampai ke barat, kemudian masuk Kampung Cokrodiningratan, “Di sana ada mural, kuliner dan pusat batik,” kata Darsana.

Dari Kampung Cokrodiningratan kemudian masuk ke Jalan Poncowinatan untuk melihat klenteng. Total rute yang ditempuh sepanjang sekitar lima kilometer, Jalur sepeda keliling kampung ini sudah diujicoba bersama Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, beberapa waktu lalu. Jalur sepeda tersebut sebagai bagian dari upaya mengenalkan semua potensi yang ada di Kalurahan Cokrodiningratan.

BACA JUGA : Yuk Wisata Bersepeda! Banyak Rute Menarik di Jogja