Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Jalan kampung di wilayah Cokrodiningratan yang baru selesai diperbaiki untuk mendukung wisata blusukan kampung. /Ist-Dok Lurah Cokrodiningratan.
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Jogja terus berupaya mendongkrak daya dukung ekonomi masyarakat setempat melalui program Wisata Blusukan Kampung (Wiblukam), salah satunya melalui penataan jalan kampung supaya nyaman dilewati wisatawan.
Saat ini kelurahan setempat baru saja selesai melakukan pekerjaan fisik berupa peningkatan dan pemeliharaan jalan paving block di sejumlah ruas jalan kampung di wilayah Kelurahan Cokridininhratan dengan nilai kontrak Rp202 juta.
BACA JUGA : Lewati Sejumlah Kampung, Ini Rute Wisata Sepeda di Jogja
Lurah Cokrodiningratan, Kota Jogja Darsana mengatakan total luas jalan kampung yang diperbaiki di masa pandemi Covid-19 ini adalah 1.120 meter persegi yang berlokasi di kampung Cokrodingratan yang tersebar di empat wilayah RW, yakni RW 01, 02, 03 dan 04 Kelurahan Cokrodiningratan. Adapun spesifikasi kualitas paving block K 200 ketebalan delapan sentimeter, SNI (Mutiara).
"Arah dan tujuan penataan kawasan pemukiman supaya tertata rapi, bersih dan lebih menarik, guna mendukung branding kampung kerajinan dan kuliner yang dikemas dengan Wisata Blusukan Kampung [Wiblukam] sebagai daya ungkit ekonomi pariwisata atau peningkatan ekonomi masyarakat," kata Darsana, Jumat (23/7/2021).
Dia berharap dengan adanya penataan jalan kampung nantinya setelah pandemi Covid-19 bisa dikunjungi oleh wisatawan dan wisatawan merasa nyaman saat blusukan di kampung-kampung wilayah Cokrodiningratan. Sebelumnya Kelurahan Cokrodiningratan juga sudah membuat jalur sepeda dan memperbaiki Taman Robin I dan II.
BACA JUGA : Pemkot Jogja Luncurkan Rute Wisata Sepeda
Rute jalur sepeda yang dipersiapkan yakni di mulai dari pintu masuk di samping Hotel Phonix Jalan Jenderal Sudirman, masuk kampung Cokrokusuman di utara, terus masuk ke Taman Robin II dan Taman Robin I di samping sungai Code.
Dari Taman Robin keluar ke Jalan AM. Sangaji masuk ke simpang empat Jetis sampai ke barat, kemudian masuk Kampung Cokrodiningratan, “Di sana ada mural, kuliner dan pusat batik,” kata Darsana.
Dari Kampung Cokrodiningratan kemudian masuk ke Jalan Poncowinatan untuk melihat klenteng. Total rute yang ditempuh sepanjang sekitar lima kilometer, Jalur sepeda keliling kampung ini sudah diujicoba bersama Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, beberapa waktu lalu. Jalur sepeda tersebut sebagai bagian dari upaya mengenalkan semua potensi yang ada di Kalurahan Cokrodiningratan.
BACA JUGA : Yuk Wisata Bersepeda! Banyak Rute Menarik di Jogja
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Bupati Gunungkidul meluncurkan Puslatkab sebagai persiapan atlet menghadapi Porda dan Peparda DIY di Kulonprogo tahun depan.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Wacana peleburan BMKG dan Badan Geologi dinilai bisa memperkuat mitigasi bencana, tetapi regulasi dan anggaran perlu disiapkan.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi parkir melalui penataan titik, evaluasi tarif, turnover kendaraan, dan teknologi digital.
Restorasi Candi Prambanan dipercepat pemerintah. Material asli menjadi tantangan, sementara India berkomitmen mendukung pemugaran seperempat area.