Pemkot Jogja Luncurkan Rute Wisata Sepeda

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti pencanangan rute wisata sepeda kota Jogja di kampung kampung warna Obar Abir Sambirejo, Kotagede, Jogja pada Jumat (25/9/2020). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo.
25 September 2020 15:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO--Guna mendukung pariwisata, Pemkot Jogja menginisiasi dibentuknya rute wisata sepeda kota Jogja. Lima rute disiapkan bagi pengunjung maupun warga yang ingin merasakan romansa kota Jogja. Upaya tersebut juga dalam rangka untuk mendukung semangat tinggi masyarakat dalam bersepeda.

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan jika pencanangan rute wisata sepeda kota Jogja merupakan upaya dari pihaknya untuk memajukan pariwisata di kota Jogja di tengah pandemi Covid-19.

"Sebagaimana kita ketahui, kegiatan bersepeda ini menjadi ikon baru di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, kami menyiapkan jalur sepeda alternatif di kota Jogja sebanyak lima. Insya Allah setiap Jumat kami akan mengunjungi jalur-jalur sepeda tersebut," ujar Haryadi Suyuti pada Jumat (25/9/2020).

BACA JUGA : Gowes Lagi Ngetren di Jogja, Pemkot Siapkan Rute Wisata

Lebih lanjut, Haryadi yang sebelumnya juga telah menjajal rute sepeda dari Dinas Pariwisata melewati kampung warna Obar Abir Sambirejo, Kotagede, Jogja sampai finish di Bendung Lepen, Mrican, Giwangan, Umbulharjo, Jogja tersebut juga mengatakan jika upaya dari Pemkot Jogja menginisiasi rute wisata sepeda di kota Jogja bukan lain adalah mendukung perekonomian masyarakat.

"Kalau rute wisata sepeda kota Jogja itu berkembang, maka otomatis masyarakatnya juga bersemangat untuk menjaga ikon baru wisata di kota Jogja ini, kalau ada wisata baru kan artinya perekonomian juga bisa berjalan. UMKM juga bisa mendapatkan positif dari kegiatan wisata ini," sambung Haryadi.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Jogja Windarto Koeswandono mengatakan lima rute wisata sepeda kota Jogja sendiri berjumlah lima jalur. Diantaranya, rute pertama yakni rute Romansa Kota Lawas dengan jarak 13.33 km yang dimulai dari kantor Dinas Pariwisata Kota Jogja sampai dengan Bendung Lepen.

Rute kedua yakni rute Tilik Jeron Benteng dengan jarak 8,68 km yang dimulai dari Jalan HOS Cokroaminoto (pasar klithikan) sampai dengan plaza Ngasem. Rute ketiga yakni rute Jajah Kampung Susur Sungai dengan jarak 6,55 km yang dimulai dari Jalan Sudirman (McDonald's) sampai dengan Museum Pangeran Dipenegoro.

"Rute keempat yakni rute Jajah Kampung 2 dengan jarak 6,52 km yang dimulai dari Museum TNI sampai dengan makam Wijaya Brata. Rute kelima yakni rute Taman Pintar sejauh 6,17 km yang dimulai dari Taman Pintar di Gondomanan, Jogja sampai dengan taman pintar 2," ungkap Windarto.

BACA JUGA : Rute Wisata Sepeda di Jogja Terus Dimatangkan

Pemilihan jalur diawali dengan mapping destinasi wisata yang ada di kota Jogja. Filosofi dari rute wisata sepeda kota Jogja adalah Pemkot Jogja ingin menjual destinasi kampung yang cukup diminati oleh masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah urban (perkotaan).

"Supaya ada keteraturan makanya kita rajut dengan adanya jalur wisata sepeda itu. Jalur tersebut 80 persen kami upayakan melewati kampung-kampung yang ada di kota Jogja. Semua potensi yang ada kampung akan terlihat sehingga ekonomi akan terangkat," terang Windarto.

Ketika disinggung mengenai kesiapan jalur, Windarto mengklaim sudah mencapai 80 persen. Namun, pihaknya terus melakukan penyempurnaan dengan melalui kunjungan ke setiap rute.

"Jalur yang kami siapkan sementara baru lima, baru di kawasan Timur, Selatan, Utara yang bagian barat belum. Kami ingin melibatkan semua unsur tidak hanya yang berkaitan dengan ekonomi, pariwisata, namun juga kebudayaan," katanya.

Budhi Wibowo selaku perwakilan Kampung Warna Obar Abir, Sambirejo, Kotagede, Jogja mengatakan jika pihaknya menyambut baik rencana dari Pemkot Jogja yang ingin menginisiasi dibentuknya rute wisata sepeda.

"Pembangunan kampung warna Obar Abir dimaksudkan sebagai tempat alternatif untuk sejenak menyegarkan hati dan pikiran warga dari rutinitas sehari-hari. Kampung warna Obar Abir terinspirasi dari kampung warna di Rio de Janiero, Brazil dan kampung warna warni di Jodipan, Malang," ucapnya.