Pemkab Bantul Tambah Ruang ICU untuk Pasien Covid-19

Ilustrasi. - REUTERS/Ivan Alvarado
01 Agustus 2021 22:57 WIB Newswire Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendapat bantuan dari pemerintah pusat untuk menambah kapasitas ruang ICU atau unit perawatan intensif pasien konfirmasi COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharjo, Minggu (1/8/2021), mengatakan, rencana penambahan ruang ICU rumah sakit rujukan COVID-19 itu sesuai arahan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Haldimuljono saat berkunjung ke RS Lapangan COVID-19 di daerah ini beberapa hari lalu.

"Pengembangan rumah sakit tidak hanya di RS Lapangan, Pak Menteri sudah cerita kalau di RSPAU Hardjolukito juga di 'up', RSU PKU Muhammadiyah Bantul juga di 'up', dan RSUD Panembahan Senopati juga terutama justru kita 'up' untuk peningkatan tempat tidur ICU," katanya.

Dia mengatakan, rencananya ICU RSUD Panembahan Senopati ditingkatkan kapasitasnya menjadi terdapat 14 tempat tidur, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat atau pasien yang membutuhkan ruang perawatan intensif bertekanan negatif itu.

"Ruang ICU COVID-19 di RS Panembahan sekarang baru empat, kami berencana tambahkan menjadi enam plus delapan, jadi 14 tempat tidur, mudah-mudahan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan ICU, karena saat ini pasien critical kita banyak," katanya.

Apalagi, kata dia, setiap rumah sakit rujukan COVID-19 di Kabupaten Bantul setiap hari paling tidak harus membuat sekitar 30 triase, atau proses penentuan pasien yang diprioritaskan untuk mendapat penanganan terlebih dahulu di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit.

BACA JUGA: Kopassus Dilibatkan Saat Pemindahan Pasien Isoman ke Isoter di Sleman

"Dengan perburukan atau saturnasi oksigen rata-rata yang turun 60, 80, dan hampir semua rumah sakit penuh, rata rata BOR (keterisian tempat tidur) di atas 93 persen, sehingga memang sulit sekali mencari rujukan dan kenapa terjadi, karena kondisinya seperti itu," katanya.

Data Satgas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Bantul per Sabtu (31/7/2021) menyatakan, total kasus positif berjumlah 42.374 orang, dengan rincian 27.811 orang telah dinyatakan sembuh, sedangkan kasus konfirmasi meninggal 988 orang, sehingga kasus aktif atau pasien yang masih dikarantina sebanyak 13.575 orang.

Sumber : Antara