Cegah Covid-19, Bravo 5 DIY dan PAC PDIP Ngampilan Bagikan Kantong Jenazah, APD & Susu

Pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngampilan bersama tim Bravo 5 membagikan sejumlah alat pelindung diri (APD), kantong jenazah, dan susu kepada Forum Kampung Tangguh Bencana (FKTB) Ngampilan dan KTB Kampung Purwodiningratan/Ist
03 Agustus 2021 22:07 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngampilan bersama tim Bravo 5 membagikan sejumlah alat pelindung diri (APD), kantong jenazah, dan susu kepada Forum Kampung Tangguh Bencana (FKTB) Ngampilan dan KTB Kampung Purwodiningratan.

Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menunjang kegiatan FKTB dab KTB di wilayah Ngampilan selama pandemi Covid-19.

Ketua PAC PDI Perjuangan Ngampilan R Teddy Anggoro mengatakan di masa pendemi ini para relawan dan masyarakat sebisa mungkin haris bergotong-royong melakukan pencegahan Covid-19 yang sudah melanda sekitar 1,5 tahun dan hingga saat ini belum reda.

“Maka dari itu relawan PDI Perjuangan Ngapilan dan tim Bravo 5 bergerak ke bawah dengan memberikan bantuan baik APD, kantong jenazah dan bahan makanan yakni susu. Semoga apa yang kami berikan bisa memberi manfaat dalam situasi seperti ini,” ungkap Teddy, Selasa (4/82021) kepada Harianjogja.com.

BACA JUGA: Obat Covid-19 Favipiravir di Kota Jogja Tinggal Tersisa untuk 90 Pasien

Menurut Teddy pandemi Covid-19 harus diselesaikan bersama-sama dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. “Tidak bisa tanggung jawab ini hanya di bebankan kepada pemerintah saja. Masyarakat harus berperan aktif untuk membantu menyelesaikan masalah ini. Kita harus menyelesaikan masalah ini bersama-sama, bergotong-royong. Minimal kita membantu pemerintah dengan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat,” ungkap Teddy.

Ketua Bravo 5 DIY Yoyok Rumekso S Mengatakan pandemi ini melanda siapa pun, baik berdampak secara klinis maupun ekonomis. “Adalah kewajiban kita semua sebagai sesama bangsa bersama-sama mengatasinya dengan gotong-royong. Yang masih kuat menolong yang sudah lemah, yang sehat menolong yang sakit, saling menjaga dan bergandengan tangan, satu nyawa manusia dia adalah pemilik syah bangsa ini tanpa melihat agama, golongan atau status sosialnya,” kata Yoyok.

Wakil Ketua KTB Purwodiningratan Tatag Bayu Wasono mengaku
mengucapka terima kasih kepada Bravo 5 dan PAC PDIP Ngampilan atas bantuannya berupa kantung janazah dan susu. “Bantuan tersebut sangat berguna bagi kita sebagai relawan tingkat bawah. Besar harapan kami program seperti ini dapat berkelanjutan,” kata dia.

Ketua FKTB Ngampilan Hanggoro Adianto mengatakan selama pandemi ini banyak hal yang dilakukan FKTB Ngampilan seperti penyemprotan disinfekran ke sejumlah fasilitas publik di Ngampilan. Selain itu, FKTB juga membentuk tim kubur cepat (TKC) untuk menangani warga yang meninggal dan kemudian dikuburkan. “Terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah banyak membantu FKTB Ngampilan,” kata Hanggoro.