Dukung Pengelolaan Sampah, Pemkab Kulonprogo Salurkan Sarpras

Puluhan truk pengangkut sampah mengantre untuk menurunkan muatan di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul, Rabu (8/1/2020). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
04 Agustus 2021 06:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menyerahkan sejumlah sarana maupun prasarana pengelolaan sampah kepada pengelola bank sampah yang berada di sejumlah kalurahan. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung misi Pemkab Kulonprogo mewujudkan wilayah Bumi Binangun yang bebas sampah pada 2025 mendatang.
Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan pengadaan sarana prasarana (sarpras) pengelolaan sampah didukung dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Anggaran Dana dan Belanja Daerah (APBD).
"Sarpras pengelolaan sampah yang dibiayai dari DAK meliputi tiga unit dump truk dan dua unit amroll untuk mendukung penanganan sampah di TPA Banyuroto. Pengelolaan sampah dilaksanakan melalui prinsip 3R [Reduce, Reuse, Recycle]," kata Sutedjo pada Selasa (3/8/2021).
Dengan adanya tambahan sarpras, kata Sutedjo, dapat meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di Kabupaten Kulonprogo. Upaya tersebut juga mendapat dukungan operasional dari APBD karena realisasi penanganan sampah sampai dengan semester I tahun 2020 baru tercapai 4.823,43 ton atau 7,75 persen dari target kebijakan strategi daerah (jakstrada) sebesar 75 persen.
"Untuk mendukung operasional bank sampah tahun 2021, ada juga alokasi sebelas unit kendaraan roda tiga, serta satu unit mesin pencacah sampah organik. Pengadaan sarpras yang dibiayai dari APBD meliputi satu unit kendaraan roda tiga dan empat unit timbangan digital," ujar Sutedjo.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kulonprogo Sumarsana mengatakan dari alokasi DAK, pengadaan sarpras pengelola sampah terdiri dari 12 unit alat angkutan kendaraan roda tiga, kontainer sampah sejumlah sembilan unit, enam unit amroll, serta satu mesin press plastic hidrolic yang rencananya akan diserahkan ke DPUPKP, pengelolaan obyek wisata, dan bank sampah dalam rangka pengelolaan sampah di Kabupaten Kulonprogo.
"Tahun anggaran 2022, DLH kembali mendapatkan alokasi dana DAK Penugasan Bidang Lingkungan Hidup, sub bidang Tematik Penguatan Destinasi Pariwisata Orioritas (DPP) dan Sentra Industri Kecil Menengah (SIKM)," kata Sumarsana.
.