Ini Perkembangan Terbaru Keterisian Bed RS dan Capaian Vaksinasi Covid-19 di Sleman

Ilustrasi. - Freepik
11 Agustus 2021 23:07 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 diklaim membawa dampak positif dalam penanganan Covid-19 di Sleman. Adapun saat ini Pemkab Sleman menyebut sebanyak 40% warga wilayah ini sudah divaksin Covid-19.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan Setelah melalui kebijakan PPKM sejauh ini, penularan Covid-19 di Sleman dinilai mulai menurun meskipun belum terlalu signifikan. Pada pertengahan Bulan Agustus penambahan kasus mulai di bawah 500 kasus per hari. Sementara di Bulan Juli kasus penambahahan selalu diatas 500 kasus per hari.

Kemudian, Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di rumah sakit berada pada angka 65%-70% dari sebelumnya pernah mencapai 95%-100% persen. Selain itu capaian vaksinasi di Sleman juga telah mencapai 40%.

Prosentase tersebut sudah mencangkup tenaga medis, tenaga kesehatan (nakes), petugas pelayanan publik, dan para lanjut usia (lansia). Target peserta vaksin juga sudah diperluas menyasar pelajar usia 12-17 tahun, pra lansia dan lansia.

BACA JUGA: Jubir Menteri Luhut: Data Kematian Covid-19 Bukan Dihapus, Tapi Tak Dipakai Sementara

Kustini juga berharap dengan tingginya animo masyarakat untuk vaksin dan sejumlah perubahan positif lainnya, bisa menjadi poin pertimbangan PPKM Level 4 di Sleman tidak kembali diperpanjang setelah 16 Agustus.

"Antusiasme masyarakat yang tinggi untuk vaksin ini jadi poin penting [untuk pertimbangan]. Artinya mereka sadar agar dapat mengakhiri pandemi dan bisa kembali beraktifitas normal dengan vaksin dan selalu menerapkan protokol kesehatan,” kata dia, Rabu (11/8/2021).