Persiapan Jalur Kereta Bandara YIA Dikebut

Jembatan Rel kereta bandara Yogyakarta International Airport (YIA) yang telah terpasang di atas jalan nasional Wates-Purworejo, seperti terlihat Rabu (31/3/2021). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
11 Agustus 2021 17:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pesiapan pengoperasian jalur kereta api (KA) Bandara YIA dikebut. Balai Pengujian Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terus menguji jalur KA Bandara YIA dan juga sarana dan prasarana penunjang sebelum dioperasikan pada 17 Agustus mendatang.

Kepala Balai Pengujian Perkeretaapian, Yuwono Wiarco, mengatakan pengujian jalur KA Bandara YIA dilakukan selama tiga hari ke depan. Pengujian tidak hanya menyasar jalur KA Bandara YIA, tetapi juga sarana dan prasarana di Stasiun Kedundang dan Stasiun Bandara, termasuk kelistrikan dan sinyal.

BACA JUGA: Malioboro & Stasiun Tugu Area Wajib Vaksin, Selanjutnya Terminal Giwangan & Lempuyangan

"Dalam kesempatan ini kami juga memantau sejumlah pekerjaan yang masih berjalan. Kami membagi beberapa tim yang disebar di Stasiun Kedundang, Stasiun Bandara dan sepanjang trek KA Bandara YIA," kata Yuwono Wiarco pada Rabu (11/8/2021).

Yuwono menyatakan apabila dalam upaya pengujian nantinya ditemukan masalah, jajarannya akan melakukan koordinasi dengan pelaksana proyek. Evaluasi juga akan dilakukan dengan kontraktor dan PPK Kegiatan Pengembangan Perkeretaapian Area 1 Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jawa Bagian Tengah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub.

"Kami mengharapkan agar pengujian sesuai jadwal yang ditetapkan dan selesai tepat waktu dan dapat disertifikasi. Bila ada masalah, mereka [pelaksana proyek] memperbaiki, setelah itu kami kita uji kembali sebelum nanti kami sampaikan ke Direktorat Prasarana Perkeretaapian untuk dilakukan sertifikasi," kata Yuwono Wiarco.

Yuwarco menuturkan profil struktur ballast belum sempurna sehingga harus dipadatkan menggunakan mesin pecok.

"Harapannya ke depan ini nanti bisa dilewati hingga kecepatan 100 km per jam, dan saat pengoperasian bisa sekitar 80 persen dari total kecepatan dengan tetap mengutamakan keselamatan. Tadi pagi kami juga sudah coba melintasi trek memakai kereta inspeksi dari Jogja ke sini dengan kecepatan 60 km per jam," kata Yuwarco.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo: Kewajiban Vaksin untuk Pengunjung Mall Enggak Fair

Sementara itu, PPK Kegiatan Pengembangan Perkeretaapian Area 1 Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jawa Bagian Tengah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Dheky Martin, mengatakan total progres pembangunan jalur KA ini telah mencapai 98 persen. Sarana prasarana penunjang telah menyentuh 100 persen.

Rangkaian rel baik di sisi hulu maupun hilir jalur sepanjang lima kilometer juga telah terpasang semua. Untuk menguji kelayakan rel, jawatannya juga telah melakukan uji coba menggunakan lokomotif dan Kereta Rel Diesel (KRD).

"KRD adalah unit kereta api yang terdiri dari beberapa gerbong dan didukung oleh satu atau lebih mesin diesel on board [terpasang]. KRD ini nantinya digunakan sebagai armada pengangkut penumpang dari dan menuju YIA," kata Dheky Martin.