Senin Pagi, Luncuran Awan Panas Merapi Capai 3,5 Kilometer

Awan panas guguran Merapi yang terpantau melalui Pos PGM Ngepos, Senin (16/8/2021). - Ist/BPPTKG.
16 Agustus 2021 07:17 WIB Sunartono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitasnya pada Senin (16/8/2021) pagi. Awan panas guguran terjadi pukul 05.53 WIB dengan durasi 286 detik dengan jarak luncuran material mencapai 3,5 kilometer dari puncak.

Jarak luncur ini tergolong paling panjang yang terjadi selama beberapa pekan terakhir. Awan panas itu terjadi dengan durasi lebih dari empat menit tersebut dengan tinggi kolom mencapai 600 meter dari puncak. Adapun luncuran material mengarah ke barat daya.

BACA JUGA : Merapi Masuk Fase Ekstrusi, Masyarakat Diimbau Hindari Sungai

“Awanpanas guguran #Merapi tanggal 16 Agustus 2021 pukul 5.53 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 66 mm, durasi 289 detik, dan tinggi kolom 600 m dari puncak. Jarak luncur 3.500 m ke arah barat daya,” tulis akun twitter resmi BPPTKG, Senin.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan tertulisnya mengatakan pada periode Senin (16/8/2021) antara pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, kondisi cuaca Merapi berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 16-20 °C, kelembaban udara 74-90 %, dan tekanan udara 570-707 mmHg.

Secara visual gunung terlihat jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III, sedangkan asap kawah tidak teramati. Pada periode ini terjadi dua kali awan panas guguran dengan jarak luncur antara 2 kilometer hingga 3,5 kilometer.

BACA JUGA : BPPTKG Belum Menaikkan Status Merapi

“Teramati dua kali awan panas guguran dengan jarak luncur 2000-3500 m mengarah ke barat daya. Selain itu terjadi sembilan kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter ke arah barat daya,” katanya.