Advertisement

Pesan Kemerdekaan dari Jogja: Ubah Negatif Chaos Menjadi Positif Chaos

Sirojul Khafid
Selasa, 17 Agustus 2021 - 12:17 WIB
Nina Atmasari
Pesan Kemerdekaan dari Jogja: Ubah Negatif Chaos Menjadi Positif Chaos Wakil Walikota Jogja Heroe Purwadi saat memberikan keterangan pada media, pada Rabu (24/3/2021). - Harian Jogja/Sirojul Khafid

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA – Di tengah masa pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan berakhirnya, perlu mengubah pandangan negatif chaos menjadi positif chaos. Tidak jauh berbeda dengan awal kemerdekaan pada tahun 1945, Hari Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia kali ini juga berada di masa chaos. Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi yang bertindak sebagai inspektur upacara Hari Kemerdekaan RI tahun 2021. Heroe membacakan sambutan dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.

Apabila dahulu suasana genting lantaran berada di masa panjajahan Jepang dan potensi kembalinya kolonialis Belanda, peringatan kemerdekaan ke-76 saat ini dalam cengkeraman pandemi Covid-19. “Setiap chaos hendaknya jangan dipandang sebagai negatif chaos, tapi positif chaos yang membuka peluang kemajuan,” kata Heroe di Kompleks Balai Kota Jogja, Selasa (17/8/2021).

“Maka kita semua harus kreatif berupaya mencari solusi yang akuntabel. Bukan kah keamanan dan keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi?”

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Baca juga: Hadiri Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka, Puan Maharani Bacakan Teks Proklamasi

Ibarat rhizoma, tumbuhan ini tumbuh dan berkembang dengan menjalar di bawah permukaan tanah. Rhizoma juga mampu menghasilkan tunas dan akar baru dari ruas-ruasnya. Begitu pun pandemi Covid-19, ada potensi-potensi pertumbuhan yang bisa dicapai.

Saat banyak orang bekerja dari rumah, harapannya bisa tumbuh kreativitas. Dengan sering mencuci tangan dan memakai masker, maka terbentuk kebiasaan bersih sehari-hari. “Setiap komunitas juga akan bersikap lebih peduli pada lingkungannya, maka kerusakan alam bisa berkurang secara signifikan,” kata Heroe.

Saat pandemi belum jelas kapan akan berakhir, maka masyarakat perlu bersiap hidup berdampingan dengannya. Dengan adanya vaksin dan mungkin obat Covid-19 ke depannya juga bisa memberikan jaminan kesehatan dan rasa aman. Sehingga rasa optimis dan saling percaya dalam menghadapi Covid-19 menjadi hal yang perlu ditanamkan di setiap orang.

“Kita juga harus percaya bahwa di balik kesulitan selalu ada kemudahan. Dengan pandangan seperti itu, marilah kita harapkan persatuan dan kesatuan bangsa untuk bangun dan tumbuh,” kata Heroe. “Semoga Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa menunjukan jalan. Agar segera bisa keluar dari jeratan Covid-19 dengan semangat Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.”

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Pramuka Kwartir DIY Peduli Stunting

Pramuka Kwartir DIY Peduli Stunting

Jogjapolitan | 39 minutes ago

Advertisement

Advertisement

Pengunjung FKY Tembus 39.000 Orang

Pengunjung FKY Tembus 39.000 Orang

Jogjapolitan | 13 hours ago

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Capai Finish Bank Jateng Friendship Run Borobudur Marathon 2022, Ganjar Kain Tenun Ulos

News
| Senin, 26 September 2022, 09:47 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement