Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ilustrasi. /Everypixel
Harianjogja.com, BANTUL - Material proyek padat karya dana APBD Bantul terus didistribusikan ke ratusan titik. Pekan depan ditargetkan material selesai terdistribusikan dan proyek padat karya APBD bisa dimulai.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Perluasan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul, Yanatun Yunadiana menerangkan bila batas paling lambat pihak ketiga menyelesaikan pendistribusian material jatuh pada 23 Agustus 2021.
"Kita rencananakan 23 Agustus langsung kita cek dulu materialnya. Nanti jika ada kekurangan, biar hari itu juga dilengkapi bila kita pandang cacat kualitas atau cacat volume," tandasnya pada Kamis (19/8/2021).
Baca juga: Update Covid-19 DIY 19 Agustus: Kasus Positif Tambah 1.175 Kasus
Dijelaskan Yanatun bila tanggal 23 Agustus 2021 dari 103 lokasi padat karya masih ada titik yang belum selesai terdistribusi, maka sehari berselang pengecekan akan kembali dilalukan. "Kita lanjutkan sampai tanggal 24 Agustus untuk cek material," ujarnya.
Capaian material proyek padat karya yang terdistribusi hingga saat ini mencapai 90 persen. Hanya material semen yang belum didistribusikan.
Dijelaskan Yanatun bentuk infrastruktur padar karya dana APBD hampir serupa dengan pelaksanaan padat karya anggaran BKK DIY. Dari 103 titik, corblok sebanyak 60 titik, talut dan coblok 14 titik, sisanya terbagi dalam drainase, talut murni, dan beberapa bentuk infrastruktur lainnya.
Baca juga: Kasus Penyelundupan Anjing di Kulonprogo Siap Disidangkan
Sekretaris Disnakertrans Bantul Istirul Widilastuti menegaskan selama pandemi pelaksanaan program karya tetap tetap mengutamakan protokol kesehatan. Berjalannya padat karya di masa pandemi diharapkan mampu memulihkan ekonomi warga melalui skema upah bagi warga yang diberdayakan.
"Dari anggaran APBD, kegiatan padat karya berlangsung di 103 titik dengan serapan tenaga kerja mencapai 2.678 orang," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.