Sleman Tambah Lokasi dan Vaksinator Covid-19

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk pedagang Pasar Tempel, Selasa (29/6/2021). - Ist/dok
21 Agustus 2021 13:27 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Sejak 6 Agustus lalu, Pemkab Sleman menargetkan jumlah sasaran vaksin sebanyak 15.000 orang per hari. Namun hingga 20 Agustus, target harian vaksinasi yang dicanangkan oleh Pemkab masih belum tercapai.

Belum tercapainya jumlah sasaran harian untuk vaksinasi Covid-19 di Sleman diakui oleh Sekda Sleman Harda Kiswaya. Untuk mencapai target 15.000 orang sasaran yang divaksin, katanya, Pemkab sudah menambah jumlah vaksinator. Dari sebelumnya di awal Agustus hanya 1.153 vaksinator, saat ini jumlahnya 1.600 vaksinator.

"Jumlah vaksinator juga sudah kami tambah. Tidak hanya vaksinator, petugas administrasi juga ditambah," katanya, Jumat (20/8/2021).

Baca juga: 417 KKS Susulan di Kota Jogja Disalurkan, Penerima Berhak Mendapat Rp200.000

Kemudian, titik-titik lokasi vaksinasi juga ditambah dengan berbagai kegiatan vaksinasi masal, baik di puskesmas, rumah sakit, melibatkan ormas, partai, BIN, TNI maupun Kepolisian. Rentan usia dan sasaran vaksinasi juga terus diperluas. Mulai anak remaja, ibu hamil, hingga kalangan disabilitas.

Salah satu kendala yang dihadapi untuk mencapai target 15.000 orang perhari yang divaksin, kata Harda adalah ketersediaan stok vaksin. Stok vaksinasi untuk mengejar target tersebut dinilai masih belum memadai. "Capai target 15.000 orang itu bisa asalkan vaksinnya ada. Itu kuncinya," kata Harda.

Meskipun belum mencapai target harian, katanya, namun jumlah sasaran yang divaksin terus mengalami peningkatan. Jika sebelum Agustus jumlah sasaran antara 2.000 hingga 5.000 orang per hari, maka saat ini sudah naik dua kali lipatnya. "Kami akan terus meningkatkan jumlah sasaran vaksinasi ini. Sepanjang stok vaksin selalu tersedia," katanya.

Baca juga: BMKG Susun Peta dan Skenario Model Tsunami di 41 Wilayah, Mayoritas di Jawa

Optimisme tersebut muncul karena antusiasme warga Sleman untuk divaksin Covid-19, kata Harda sangat tinggi. "Animo masyarakat Sleman untuk divaksin ini tinggi. Saya berterimakasih banyak masyarakat yang dengan kesadaran dirinya mau dan mau untuk divaksin. Semangat ini yang harus tetap dijaga untuk mengakhiri pandemi ini," katanya.

Belum tercapainya target harian sebanyak 15.000 dosis diakui juga oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. Saat ini, kata Kustini, jumlah sasaran harian vaksinasi baru mencapai 10.000 dosis perhari. Ia optimistis target 15.000 dosis vaksin per hari dapat dipenuhi.

"Ini berkat kerjasama semua pihak termasuk keterlibatan jajaran TNI dan Polri dalam kegiatan vaksinasi ini. Kami terus berkoordinasi dengan jajaran TNI dan Polri untuk bisa terus meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19," katanya.

Hingga kini, katanya, secara keseluruhan capaian vaksinasi di Sleman untuk dosis pertama mencapai 45% dan untuk dosis kedua 21%. Dia berharap, seluruh elemen masyarakat bisa bergerak agar target harian vaksinasi dapat tercapai.

"Semua harus terlibat. Yang belum divaksin segera mencari vaksin di tempat-tempat terdekat. Supaya nanti kegiatan masyarakat dan oda perekonomian kembali bergerak," harapnya.