RT di Kota Jogja Bebas dari Zona Merah Covid-19

Petugas medis melakukan perawatan pasien di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, DIY, Minggu (4/7/2021). /ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah -
24 Agustus 2021 08:37 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO – Tidak ada wilayah Rukun Tetangga (RT) di Kota Jogja yang masuk zona merah Covid-19. Data ini merupakan update tanggal 22 Agustus 2021. Sementara untuk zona orange, dari total 2.535 RT yang ada di Kota Jogja, 16 RT masuk di dalamnya. Beralih ke zona kuning ada sebanyak 414 Rt dan zona hijau sebanyak 2.105 RT.

Penurunan juga terjadi pada temuan pelanggaran semasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Jogja. Menurut Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja, Hery Eko Prasetyo, ada kecenderungan penurunan pelanggaran dari PPKM periode pertama sampai saat ini. Pada 3 Juli sampai enam hari setelahnya misalnya, angka pelanggaran terendah yaitu 110 pelanggaran. Sementara angka tertinggi sebanyak 172 pelanggaran.

BACA JUGA : Selama PPKM Leval 4, Tak Ada Zona Merah di Kulonprogo

Pada hari-hari selanjutnya cenderung fluktuatif, mulai dari puluhan, belasan, sampai satuan jumlah pelanggaran yang ditemukan oleh petugas. Pada tanggal 18-22 Agustus 2021, temuan pelanggaran secara berturut-turut yaitu 0, 1, 0, 0, dan 1 kasus. “Iya, ada penurunan pelanggaran PPKM,” kata Hery saat dihubungi secara daring, Senin (23/8/2021).

Namun sejak PPKM periode pertama sampai saat ini jumlah petugas pemantau juga cenderung menurun. Saat awal-awal PPKM, petugas pemantau bisa mencapai 56 orang. Sementara saat ini petugas pemantau sekitar 11 orang.

“Personil berkurang karena [pemantauan] dilakukan mandiri. Biasanya gabungan dengan personil Tentara Nasional Indonesi (TNI) dan Polisi,” kata Hery. “Tidak digabungkan karena memang dilakukan secara mandiri-mandiri. Jadi rekan Satpol PP bergerak mandiri, rekan TNI dan Polisi juga bergerak mandiri dengan waktu yang berbeda.”

BACA JUGA : Terus Menurun, Masih Ada 37 Kalurahan di Sleman yang Masuk Zona Merah