September Nanti Ada 30.000 Dosis Vaksin Sinovac di JEC, Buruan Daftar!

Ilustrasi. - Freepik
28 Agustus 2021 13:07 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pionir Online Travel Agent (OTA) platform tiket.com membuka sentra vaksinasi di Jogja, di Grha Pradipta Jogja Expo Center (JEC) jalan Raya Janti Wonocatur, Bantul. Tak tanggung-tanggung, disediakan 30.000 dosis vaksin Covid-19 bagi masyarakat usia di atas 12 tahun.

Co-Founder & Chief Marketing Officer, tiket.com, Gaery Undarsa mengatakan mereka mengundang masyarakat yang belum divaksin agar segera memanfaatkan kesempatan ini. "Selain untuk melindungi diri sendiri, vaksinasi juga berguna untuk memproteksi kerabat dan keluarga tersayang dari ancaman tertular Covid-19," katanya melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (28/8/2021).

Dia menjelaskan, sentra vaksinasi ini melayani masyarakat umum tanpa persyaratan domisili. Peserta yang divaksin Covid-19 mulai anak-anak berusia 12 tahun ke atas. Jika anak belum memiliki KTP atau KIA, katanya, orangtua dapat masukkan NIK yang tertulis di KK.

"Untuk lansia atau anak-anak yang perlu pendamping, maksimum hanya diberikan bagi seorang pendamping per peserta vaksin," ujarnya.

Calon peserta dapat mendaftar di situs dan aplikasi tiket.com. Adapun pelaksanaan vaksinasi digelar selama 7 hari, terhitung dari tanggal 1-7 September 2021. Adapun penyuntikan vaksin kedua digelar pada 29 September-5 Oktober 2021.

"Kami menyediakan sebanyak 30.000 dosis vaksin berlabel Sinovac diberikan kepada masyarakat penerima vaksin khusus untuk dosis pertama," tandasnya.

Gaery menjelaskan, peserta yang mempunyai komorbid atau penyakit kronis seperti penyakit asma, jantung, gangguan ginjal, penyakit hati, dan/atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah, dimohon membawa surat rekomendasi dari dokter untuk dapat dilakukan vaksinasi.

"Setelah vaksinasi selesai, kami terus mengingatkan untuk giat menjalankan 5M protokol kesehatan. Kami berharap semoga langkah-langkah ini semakin mendekatkan Jogja pada kebangkitan perekonomian seperti sedia kala," harapnya. *