WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Satgas Covid 19 Pusat gelar monitoring dan evaluasi (monev) internal terhadap pelaksanaan kegiatan pelaporan Duta Perubahan Perilaku di Kabupaten Sleman, Sabtu (28/8/2021). Kunjungan ini terkait program duta perubahan perilaku.
Perwakilan Satgas Covid 19 Pusat, Seno Wahyu Santoso mengatakan saat ini pemerintah melibatkan duta perubahan perilaku di 34 provinsi dan 429 Kabupaten dan kota. Duta perubahan perilaku ini lebih berperan pada pencegahan covid-19 dengan program perubahan perilaku yang bisa mencegah penyebaran Covid-19. “Kunjungan ke lapangan ini untuk melihat keadaan yang sebenarnya terkait peran duta perubahan perilaku,” ujarnya.
BACA JUGA : Satgas Covid-19 Pusat Evaluasi Pelaksanaan Duta
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakan Pemkab Sleman saat ini memiliki 119 duta perubahan perilaku yang tersebar di 17 kapanewon. Duta perubahan perilaku merupakan orang yang menjadi teladan bagi masyarakat sekitarnya dalam menerapkan protokol kesehatan serta melakukan sosialisasi dan edukasi perubahan perilaku di desa atau kalurahan.
“Duta perubahan perilaku di Kabupaten Sleman ini memiliki tugas harian sosialisasi pada keluarga, tokoh agama dan masyarakat, toko, warung, tempat wisata dan lainnya dalam rangka mewujudkan perubahan perilaku masyarakat mencegah penyebaran covid 19,” ujarnya.
Pemkab Sleman telah melaksanakan berbagai upaya untuk menekan angka sebaran Covid-19 yang sempat melonjak beberapa waktu terakhir. Selain itu Pemkab Sleman juga terus melakukan evaluasi yang memiliki tujuan untuk perbaikan dan penguatan lagi komunikasi antar pihak terkait di semua lapisan masyarakat.
BACA JUGA : Keberhasilan Sosialisasi Perubahan Perilaku, Media
“Pemkab Sleman juga terus memaksimalkan Testing, Tracing dan Treatment (3T) dalam penanganan kasus positif Covid-19,” katanya. Di samping itu, pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat juga terus dilaksanakan. Pemerintah Kabupaten Sleman bekerja sama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan vaksinasi.
Per 17 Agustus, vaksinasi tahap pertama yang telah diberikan kepada masyarakat Sleman berjumlah 379 ribu lebih atau 43,2% dari target yang telah ditetapkan yaitu 878 ribu jiwa. Untuk vaksin tahap ke dua sudah diberikan kepada 173 ribu masyarakat atau 19,8% dari target.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.