Advertisement

Mal di Sleman Mulai Ramai

Lugas Subarkah
Selasa, 31 Agustus 2021 - 18:37 WIB
Bhekti Suryani
Mal di Sleman Mulai Ramai Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Feny Selly

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Mal di Sleman telah buka kembali dalam sepekan terakhir, setelah penutupan karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak Juli lalu. Meski masih sedikit, pengunjung mal terpantau berangsur meningkat.

General Manager Ambarukmo Plaza (Amplaz), Surya Ananta, menjelaskan grafik pengunjung secara umum terjadi peningkatan sejak hari pertama buka. “Tapi kalau kita bandingkan dengan kondisi di masa pandemi 2020, sebelum PPKM, tingkat kunjungannya masih jauh,” katanya, Selasa (31/8/2021).

Dalam sepekan pertama pembukaan mal, puncak kunjungan terjadi pada akhir pekan lalu, Sabtu dan Minggu (28-29/8). Ia tidak bisa menyebutkan berapa angka pasti jumlah pengunjung, namun diperkirakan masih berkisar 20% dari kondisi normal.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA: Fusion Toilet Bantu Kurangi Cedera Punggung saat Buang Air

Terkait penggunaan QR Code aplikasi peduli lindungi, menurutnya sejauh ini tidak ada hambatan berarti. “Kendala aja saja, tapi minor. Karena bagaimanapun server dikendalikan oleh pemerintah. kadang ada eror, macet, ya kami maklum, in ikan juga permulaan. Mungkin ada migrasi data, perbaikan ini-itu, tapi tidak mayor,” ungkapnya.

Untuk pengunjung, menurutnya masih banyak yang belum familiar dengan aplikasi ini, sehingga memang perlu dilakukan edukasi dan pengarahan di lokasi. Mal menurutnya menjadi pelopor dalam penggunaan aplikasi ini, sebelum nantinya akan diperluas di lokasi lainnya seperti objek wisata, hotel, sekolah dan lainnya.

“Harapan kami kalau sudah meluas, orang akan terbiasa. Sama dengan pandemi awal, tiba-tiba kita harus cek suhu, cuci tangan, pakai masker. Awal memulainya waktu itu sama aja agak berat. Tapi lama-lama orang nggak usah disuruh juga sudah begitu. Sehingga mungkin ini hanya masalah waktu,” kata dia.

QR Code peduli lindungi diletakkan di setiap pintu masuk mal. Di Amplaz, ada setidaknya 16 QR Code yang terpasang. Bukan saja pengunjung, QR Code ini juga berlaku bagi semua orang yang masuk ke dalam mal termasuk karyawan dan tenant. Sehingga dengan peraturan ini, semua karyawan mal juga telah divaksinasi.

Sekda Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan berdasarkan evaluasi, dalam seminggu ini pelaksanaan protokol kesehatan di mal sudah berjalan dengan baik. “Sudah baik. Saat kami kunjungan ke sana, fasilitas dan protokol kesehatannya terjamin. Pelaku melaksanakan dengan baik,” katanya.

Advertisement

Setelah pembukaan mal, pihaknya juga berencana membuka objek wisata, dengan catatan semua pelaku wisata sudah divaksin. Adapun saat ini pelaku wisata yang telah divaksinasi sebanyak 80%.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Disorot Media Internasional, Tragedi Kanjuruhan Disebut Hari Kelam Sepak Bola

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 20:57 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement