Ini Titik Nobar Piala Dunia 2026 di Jogja dan Sekitarnya, Cek Lokasimu
TVRI Yogyakarta siapkan titik nobar Piala Dunia 2026 di seluruh DIY, dari Kota Jogja hingga Gunungkidul, libatkan UMKM.
Ilustrasi kecelakaan/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk mencegah kasus kecelakaan di sekitar Tebing Breksi tidak terulang lagi, kepolisian berharap agar pemilik kendaraan memeriksa kelaikan kondisi kendaraan. Selain itu, diharapkan rambu-rambu dan lampu penerangan jalan di sekitar lokasi juga ditambah.
Kapolsek Prambanan Kompol Rubiyanto mengatakan kejadian kecelakaan maut yang menyebabkan korban jiwa sebanyak enam orang dan lima lainnya luka-luka di sekitar Tebing Breksi pada Jumat (3/9/2021) malam masih dalam penyidikan petugas.
BACA JUGA : Laka Tanjakan Breksi Telan 6 Korban, Bagaimana Kondisi Infrastruktur Lokasi Kejadian?
Namun ia berharap agar kasus kecelakaam tidak terjadi lagi, kendaraan yang akan melewati jalan tersebut harus diperiksa kelaikannya. Selain kelaikan kendaraan, ia mengusulkan agar Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menambah rambu-rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan.
"Orang mungkin menduga kalau kecelakaan ini akibat rem blong. Itu baru dugaan sebab polisi masih menyelidiki kasus ini. Kasus ini termasuk menonjol sehingga penangannnya dilakukan oleh Satlantas Polres Sleman," katanya saat dihubungi Harianjogja.com, Sabtu (3/9/2021).
Dia menyebut, kecelakaan tersebut melibatkan satu truk pengangkut batu dan 11 korban. Setelah dievakuasi semalam, lima korban yang meninggal dibawa ke RS Bhayangkara, dua korban yang luka parah dirawat di RS Panti Rini dan empat korban yang luka lainnya di RSUD Prambanan. "Yang meninggal yang dirawat di RS Panti Rini," ujarnya.
BACA JUGA : Laka Maut Dekat Tebing Breksi, Korban Meninggal Bertambah Jadi 6 Orang
Sekadar diketahui, kecelakaan maut ini terjadi pada Jumat (3/9) malam sekitar pukul 20.10 WIB. Lokasi kecelakaan tepat berada di sekitar tikungan di bawah pintu masuk objek wisata Tebing Breksi (pemotongan batu)
Saat itu, delapan warga Daraman, Srimartani, Piyungan, Bantul melakukan kerja bakti mengambil batu menggunakan kendaraan truk bak terbuka nopol AB 8242 ZU. Saat berada di jalan menurun, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga terguling di tikungan bawah tebing Breksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TVRI Yogyakarta siapkan titik nobar Piala Dunia 2026 di seluruh DIY, dari Kota Jogja hingga Gunungkidul, libatkan UMKM.
OpenAI meluncurkan mode belajar di ChatGPT yang membantu pelajar memahami materi secara bertahap dengan metode Socrates.
Pemkot Pekalongan mempertahankan opini WTP dari BPK RI untuk LKPD 2025. Capaian ini menjadi WTP ke-11 berturut-turut sejak 2015 meski di tengah tantangan bencan
Juara Piala Dunia ternyata tidak bisa membawa pulang trofi asli. FIFA hanya memberikan replika resmi, sementara trofi asli tetap disimpan di Swiss.
Pemkab Bantul akan menerapkan pajak restoran dan kafe sebesar 10 persen mulai September 2026. Pelaku usaha masih dalam tahap pendataan.
Sensus Ekonomi 2026 mulai digelar di Batang. Sebanyak 825 petugas mendata seluruh usaha dan rumah tangga untuk dasar pembangunan 10 tahun ke depan.