Orang Tua Perlu Siapkan Fisik & Mental Anak Jelang Pembelajaran Tatap Muka

Tangkapan layar talkshow online Persiapan Emak-Emak Jelang Pembelajaran Tatap Muka yang digelar Harian Jogja, Rabu (8/9/2021). - Harian Jogja/Mediani Dyah Natalia
08 September 2021 16:27 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Orang tua perlu menyiapkan anak-anaknya menjelang dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM). Persiapan tidak hanya secara fisik tetapi juga mental atau psikologis anak.

Dalam talkshow online bertajuk Persiapan Emak-Emak Jelang Pembelajaran Tatap Muka yang digelar Harian Jogja, Rabu (8/9/2021), Wita Azzahra selaku perwakilan orang tua yang hadir sebagai narasumber mengaku siap dengan keputusan pemerintah untuk memulai kegiatan belajar di sekolah. Menurutnya, tugas dia sebagai orang saat ini adalah membiasakan anak agar menerapkan protokol kesehatan (prokes).

BACA JUGA: Ini Jadwal Pembelajaran Tatap Muka SMA & SMK DIY

Wita mengatakan orang tua perlu membekali anak dengan handsanitizer, face shield, cadangan masker di tas sekolah, tisu, serta membiasakan anak untuk mandi setelah pulang sekolah dan rajin mencuci tangan. Selain itu, suhu badan dan saturasi oksigen anak harus dicek setiap pulang sekolah juga penting dilakukan.

“Anggaran [untuk perlengkapan prokes dan alat kesehatan] pasti naik, itu otomatis,” kata Wita. Namun ia tidak mempermasalahkan hal itu karena siapa pun memang harus membiasakan diri dengan hidup sehat di kala pandemi Covid-19.

Sementara itu, Tutiana Ladybeebees yang juga hadir sebagai narasumber mengatakan prokes juga harus diimbangi dengan kualitas imun. “Meskipun sudah prokes, imun anak tetap utama,” jelas dia.

Meningkatkan imunitas bisa dilakukan dengan memberi asupan makanan bergizi dan juga vitamin.

Selain dengan persiapan fisik, orang tua juga perlu menyiapkan psikologis anak. Rieka Apriani selaku konselor anak dan remaja mengatakan sejak sekarang orang tua bisa menceritakan gambaran suasana sekolah yang menyenangkan agar anak yang belum pernah bersekolah menjadi semangat melaksanakan PTM. Sementara anak yang sudah pernah mengikuti PTM bisa diajak sharing tentang pengalaman menyenangkan selama di sekolah.

BACA JUGA: Semua Sekolah di Jogja Sudah Siap Pembelajaran Tatap Muka

Rieka berpendapat tanggung jawab untuk menciptakan gambaran sekolah yang menyenangkan tidak semata menjadi tugas orang tua. Guru juga berperan untuk menarik minat siswa kembali belajar di bangku kelas bersama teman-temannya. “Caranya, sekolah jangan langsung buka materi belajar. Baru masuk kok langsung diajak belajar matematika, misalnya,” kata dia.

Ia juga menyarankan agar sekolah memilah mana materi yang relevan disampaikan di sekolah dan mana yang bisa dilakukan secara online. Sebab menurutnya saat pembukaan PTM mendatang, pelaksanaan pembelajaran dimungkinkan masih diselang-seling dengan pembelajaran online. Menurutnya, materi di sekolah bisa diprioritaskan untuk mata pelajaran yang membutuhkan praktik.