6 OPD Masih Kosong, Pemkab Sleman Segera Gelar Lelang Jabatan

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat melantik pejabat baru di lingkungan Pemkab Sleman, Selasa (14/9/2021). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
15 September 2021 07:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Sejumlah pejabat baru dilantik untuk mengisi kursi jabatan tinggi pratama (JTP) yang kosong. Meski sudah dilakukan rotasi, sebanyak enam kursi pejabat eselon dua di Sleman masih kosong.

Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan untuk mengisi lima kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut Pemkab dalam waktu dekat akan menggelar lelang jabatan. "Setelah ini kami akan rapat pembentukan panitia seleksi untuk pengisian jabatan eselon dua ini. Maksimal November sudah ada pelantikan lagi," kata Harda usai pelantikan JTP, Selasa (14/9/2021).

Keenam OPD yang masih kosong meliputi Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK), Dinas Kebudayaan (Disbud) dan Kepala Pelaksana BPBD Sleman.

"Ini bagian dari penyegaran dan menghidupkan organisasi. Ada yang dilantik baru, ada juga yang kembali dikukuhkan. Organisasi itu harus bergerak cepat. Ini sebagai ladang bagi pejabat untuk melayani masyarakat," katanya.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo melantik sebanyak 462 Aparatur Sipil Negara (ASN) JTP, Jabatan Administrator, Pengawas dan Kepala UPT Puskesmas. Pelantikan dan pengambilan sumpah dibagi dalam empat sesi untuk tetap menjaga protokol kesehatan di Pendopo Parasamya Kantor Setda Kabupaten Sleman.

Untuk sesi pertama sejumlah 127 pegawai, sesi kedua 112 pegawai, sesi ketiga 122 pegawai dan sesi ke empat 101 pegawai. Pada pelantikan ini jabatan Asek Bidang Pemerintahan diisi oleh Aji Wulantoro, Kasat Pol PP diisi oleh Mustaim Aminun, Kepala Dinas Dukcapil Susmiarto, dan Jazim Sumirat kembali menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan.

Baca juga: Rp107 Miliar Dana Tol Jogja-Bawen Bakal Cair untuk Warga di Margokaton Seyegan

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan diisi oleh Cahya Purnama dan sekretarisnya mantan Direktur RSUD Prambanan, Isa Dharmawidjaya. Direktur RSUD Prambanan dijabat Wisnu Murti Yani. Sementara untuk Penewu terjadi pergeseran dan promosi seperti Kepala Bagian Kesra yakni Mustadi yang sebelumnya menjabat Panewu Sleman dan Abu Bakar menempati Sekretaris BKAD sebelumnya Camat Depok.

Untuk Panewu baru meliputi Wakhid Basroni Penewu Turi, Rakhmat Harinawan Panewu Pakem, Sumariyah Panewu Ngemplak, Harsowasono Panewu Moyudan. Joko Sumarsono Panewu Cangkringan dan Ishadi Zayid Panewu Prambanan.

Kustini menjelaskan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kali ini terkait dengan pelaksanaan Perda Sleman No.1/2020 tentang perubahan atas Perda No.11/2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Pemkab Sleman yang harus diselaraskan dengan Perda DIY No.1/2018 tentang Kelembagaan Pemerintah Daerah DIY.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat setiap instansi pemerintah merupakan bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai,” ujarnya.

Pembenahan

Menurut Kustini, pengembangan karier pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan. Namun lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik agar tetap berjalan dengan baik.

"Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dilakukan hari ini adalah salah satu upaya pencapaian visi Sleman dalam Terwujudnya Sleman Sebagai Rumah Bersama Yang Cerdas, Sejahtera, Berdaya Saing, Menghargai Perbedaan dan Memiliki Jiwa Gotong Royong,” tambahnya.