Aturan Ganjil Genap di Mangunan Dievaluasi

Tempat parkir kawasan Hutan Pinus Sari Mangunan pada Sabtu (18/9/2021). - Harian Jogja/Catur Di Janati
21 September 2021 15:47 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Penerapan kebijakan ganjil genap di Hutan Pinus Sari Mangunan dievaluasi.

Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Aris Suharyanta menuturkan masih diperlukan sosialisasi aturan ganjil genap sehingga masyarakat dapat menentukan waktu rekreasi yang tepat tanpa perlu diputar balik.

BACA JUGA: Situasi Sudah Kondusif, Anak di Bawah 12 Tahun di Jogja Boleh Masuk Mal

"Perlu sosialisasi kepada pengguna jalan dan wisatawan agar mengerti hari apa itu ganjil atau genap," ujarnya pada Selasa (21/9/2021).

Salah satu sosialisasi kebijakan ganjil genap adalah pemasangan spanduk sebelum memasuki objek wisata.

“Agar memberi kesempatan putar balik di simpang yang memungkinkan untuk putar balik,” kata Aris.

Dari perhitungan Dinas Perhubungan Bantul, pada hari Jumat jumlah wisatawan di Hutan Pinus Sapi Mangunan masih sepi. Hal itu sagat berbeda dengan Sabtu dan Minggu yang ramai. Oleh karenanya akan ada perubahan waktu penerapan ganjil genap.  

Kepala Seksi Obyek Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul Alexander Joko Wintolo mengatakan pengimplementasian aplikasi PeduliLindungi yang masih terkendala sinyal.

“Namun secara umum pelaksanaan sudah baik, pengunjung sudah mematuhi protokol kesehatan, pengelola sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk menerima kunjungan itu," ujar dia.