Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebutkan 234 SMA/SMK di daerah itu bakal menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas pada 4 Oktober 2021.
"Kalau yang sudah siap untuk SMA/SMK ada 234 sekolah. Tentu jumlahnya terus bertambah seiring kesiapan cakupan vaksinasi dan lainnya," kata Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya, Senin (27/9/2021).
Menurut dia, seluruh SMA/SMK yang diizinkan menggelar uji coba PTM di DIY dipastikan telah memiliki cakupan vaksinasi siswa di atas 80 persen.
Menurut Didik, uji coba, sejatinya sudah bisa dimulai masing-masing sekolah di DIY sejak 20 September 2021.
Meski demikian, sebagian besar SMA masih melaksanakan penilaian tengah semester (PTS) berbasis komputer dan SMK masih melaksanakan asesmen nasional (AN) sehingga banyak yang belum dapat memulai uji coba PTM.
Oleh sebab itu, katanya, rata-rata SMA/SMK di DIY memilih mengajukan PTM secara efektif pada 4 Oktober 2021.
"Sebetulnya mulai hari ini pun sudah bisa PTM, tapi karena jadwal SMK harus ikut AN, sehingga cukup diwakili siswa yang mengikuti AN," kata dia.
Didik menyebutkan bahwa PTM digelar serba terbatas, yakni terbatas dalam jumlah siswa, terbatas waktu pelajaran, serta terbatas jarak antarbangku siswa.
Dalam pelaksanaan PTM itu, kata dia, juga tidak lantas meniadakan praktik pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang telah berlangsung. "Jadi nanti kombinasi antara PJJ dan tatap muka," kata dia.
Selain menerapkan protokol kesehatan serta mengecek suhu tubuh siswa setiap hari, Didik juga meminta sekolah menjalin komunikasi dengan orang tua siswa untuk mendeteksi ada atau tidaknya kasus penularan COVID-19 dalam lingkungan atau keluarga siswa.
"Jika ada yang tertular di rumah, ya sebaiknya anak tidak perlu berangkat ke sekolah dulu," kata dia.
Didik menambahkan bahwa vaksinasi dosis pertama untuk siswa berbagai jenjang pendidikan di DIY, dengan usia 12 tahun ke atas, hingga kini telah mencapai 82,86 persen.
"Untuk dosis pertama tinggal sedikit lagi, sedangkan yang dosis kedua masih berkisar 16 persen," tutur Didik Wardaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Realisasi Dana Desa Sleman 2026 tercatat 51,97% per 8 Oktober. DPMK menyebut masih banyak realisasi di lapangan yang belum diinput.
Kajari Konawe Fachrizal ditangkap Kejati Sultra terkait dugaan penyalahgunaan wewenang. Kasusnya kini diserahkan ke Kejagung untuk diperiksa.
Kabupaten Magelang mengukuhkan 20 dewan hakim untuk menilai 443 peserta MTQ, MQK, dan Festival Rebana 2026.
Bamsoet menegaskan hasil Pilpres 2024 tetap sah setelah putusan MK terkait Gibran. Ia meminta putusan dan proses selanjutnya dihormati.
Sebanyak 29.493 siswa di 90 sekolah Kulonprogo mengikuti Pemilos serentak berbasis E-Voting sebagai pendidikan demokrasi dan politik awal.