BPIP Sinergikan Program Pembumian Pancasila Melalui Lembaga Penyiaran di DIY

Sinergi penyusunan program dan rencana aksi Jejaring Panca Mandala Golong Gilig, Rabu (29/9/2021). - Harian Jogja/Budi Cahyana
29 September 2021 14:37 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyusun program antara Jejaring Panca Mandala Golong Gilig dengan lembaga penyiaran di DIY.

Melalui pertemuan di Hotel Grand Inna Malioboro, Rabu (29/9/2021), BPIP merancang program-program di lembaga penyiaran seperti TVRI dan RRI untuk membumikan Pancasila. Pertemuan ini melibatkan akademisi, pemerintah, media, kelompok masyarakat, dan pelaku usaha.

Prakoso, Deputi Bidang Hubungan Antarlembaga Sosialisasi Komunikasi dan Jaringan BPIP, mengatakan sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila menjadi dasar kehidupan masyarakat.

Menurut dia, nilai-nilai Pancasila terkandung dalam kehidupan masyarakat sejak dahulu sebelum diformalkan melalui teks Pancasila yang dirumuskan dalam sidang BPUPKI pada Juni 1945.

"Nilai-nilai kearifan lokal juga terkandung dalam Pancasila. Di DIY, gotong royong sudah mengakar dalam kehidupan bermasyarakat," kata Prakoso.

Menurut dia, nilai-nilai tersebut perlu terus diingatkan kepada semua warga negara melalui berbagai saluran, salah satunya menggandeng lembaga penyiaran.

Elfrida Herawati Siregar, Direktur Hubungan Antarlembaga dan Kerja Sama BPIP, mengatakan sinergi menanamkan nilai Pancasila melalui Jejaring Panca Mandala Golong Gilig, diperlukan untuk merawat Pancasila di tengah perkembangan zaman. Pancasila harus menjadi pegangan dan falsafah hidup semua generasi saat informasi dengan mudahnya diakses berkat kemajuan teknologi informasi.

Jejaring Panca Mandala Golong Gilig adalah forum yang terbentuk tahun lalu untuk membumikan Pancasila. Forum ini merepresentasikan lima pemangku kepentingan yaitu pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat. (*)