Lonjakan Wisata Gunungkidul, PAD Nyaris Rp2 Miliar dari Libur Panjang
Libur panjang dorong kunjungan wisata Gunungkidul tembus 156 ribu orang, didominasi pantai, PAD hampir Rp2 miliar.
Para peserta didik sedang melakukan kegiatan dalam PTM hari pertama di SMKN 1 Jogja, Senin (19/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Ketua PGRI Gunungkidul, Tijan mengatakan masih menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat berkaitan dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di sekolah. Meski demikian, ia meminta kebijakan ini dikaji secara matang sehingga tidak menimbulkan masalah pada saat pelaksanaannya.
“Belum ada informasi resminya. Sebab, pemakaian aplikasi ini baru di mal-mal dan sejumlah tempat lainnya. Untuk sekolah belum ada,” katanya saat dihubungi, Selasa (28/9/2021).
Menurut dia, kajian diperlukan karena di lapangan ada sejumlah permasalahan. Pasalnya, belum semua siswa memiliki gawai yang digunakan untuk memindai aplikasi ini. Selain itu, masalah bisa muncul berkaitan dengan sinyal yang bisa menghambat pada saat proses pemindaian.
“Jadi harus dipersiapkan dengan baik terkait dengan kebijakan ini,” katanya.
Dia pun berpendapat, untuk memaksimalkan penanggulangan penularan lingkungan sekolah dengan jalan meningkatkan penerapan protokol kesehatan. Cara ini dinilai lebih efektif, terlebih lagi aktivitas di sekolah lebih terkontrol karena orang yang keluar masuk lebih pasti ketimbang pada saat masuk di mal.
“Orangnya itu-itu saja dan ketahuan siapa yang keluar masuk. Jadi, akan lebih baik pencegahan dilakukan dengan meningkatkan penerapan protokol di lingkungan sekolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang dorong kunjungan wisata Gunungkidul tembus 156 ribu orang, didominasi pantai, PAD hampir Rp2 miliar.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada 5 Juni 2026 didominasi udara kabur dan berawan. Simak prakiraan lengkap untuk Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkid
Budi daya ternak ayam kampung super atau jowo super (joper) diyakini bisa menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan.
DPRD DIY menyoroti kekurangan Guru Pendamping Khusus yang dinilai menghambat pemerataan pendidikan inklusif bagi siswa disabilitas di DIY.
Anggota DPRD DIY, Purwanto, mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya penanggulangan stunting.
KPK mengungkap dugaan pemerasan Imigrasi berlangsung sistemis dari daerah hingga pusat dengan nilai dugaan hasil kejahatan mencapai Rp145,5 miliar.