Dari Jogja, Tidar Siapkan Calon Pemimpin Muda untuk 2029
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Audiensi antara DPRD DIY dengan perwakilan petani di DIY serta Dinas PUP-ESDM DIY, Kamis (30/9/2021) sore./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Sedikitnya 105 Petugas Operasional dan Pemerliharaan (OP) Irigasi di DIY hanya memperoleh gaji Rp70.000 per harinya dengan hitungan selama 20 hari kerja. Padahal tuntutan kerja mereka selama 24 jam demi memberikan layanan terhadap kebutuhan air para petani.
Kenyataan ini terungkap dalam pertemuan antara DPRD DIY dengan perwakilan petani di DIY serta Dinas PUP-ESDM DIY, Kamis (30/9/2021) sore. Dalam pertemuan itu muncul wacana penggunaan dana keistimewaan DIY untuk menggaji para petugas OP tersebut agar bisa bekerja maksimal dalam melayani irigasi pertanian.
“Keinginan kami dari petugas OP bisa beri layanan 24 jam tetapi selama ini tidak, mereka hanya bisa bekerja sesuai jam kerja. Kami memaklumi itu karena upah honor yang diberikan pemerintah tidak cukup untuk standby selama 24 jam,” kata Subowo di sela-sela pertemuan di DPRD DIY.
Baca juga: Meski Kasus Covid di Kulonprogo Menurun, Rusunawa Giripeni Tetap Jadi Ruang Isolasi
“Ini tidak bisa dianggap enteng, petugas irigasi harus disiapkan, karena air itu kalau kelebihan bisa jadi bencana, kekurangan juga bisa jadi bencana kekeringan jika salah pengaturan. Itu kalau banjir bisa habis tanaman dalam waktu semalam kalau salah kelola pintu irigasinya. Kami minta agar ada aturan baru sehingga petugas OP ditambah dan kesejahteraan ditingkatkan, sehingga kami bisa menuntut kepada mereka untuk bisa diberikan pelanyanan,” tegasnya.
Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase PUP ESDM DIY R.Tito Asung Kumoro Wicaksono mengatakan berdasarkan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) honor petugas OP sebesar Rp70.000 per hari dengan kerja selama 20 hari. Alasan menghitung kerja mereka hanya 20 hari setiap bulannya karena hasil analisa tim Biro Organisasi, beban kerja Petugas OP tidak sampai 37,5 jam setiap pekannya.
“Kalau bekerja 24 jam tidak, tetapi siaga 24 jam, setiap hari melaksanakan tugas tidak hanya buka tutup pintu air tetapi juga mengawal air dari pengambilan intake sampai ke saluran pembawa primer maupun sekunder,” katanya.
Baca juga: 131 Gerai Indomaret Pasarkan Produk UMKM Sleman
Ia mengakui jumlah petugas OP irigasi di DIY belum ideal, sebenarnya kebutuhan sebanyak 198 personel, namun saat ini baru terpenuhi 105 orang. Oleh karena itu, ia sepakat jika memungkinkan dapat menggunakan danais untuk pemberian honor para petugas OP tersebut. “Saya kira nanti bisa disesuaikan seperti yang diperoleh Jaga Warga dan SAR Istimewa,” ujarnya.
Ketua DPRD DIY Nuryadi mendorong Pemda DIY agar segera menerbitkan peraturan Gubernur untuk menangani persoalan petugas OP tersebut. Menurutnya sah-sah saja jika danais untuk mendukung operasionalisasi petugas OP. Apalagi bentangan saluran irigasi di wilayah DIY banyak mengandung nilai sejarah dan budaya. Keberadaan petugas OP bisa menjadi salah satu upaya dari melestarikan saluran irigasi tersebut.
“Prinsipnya DPRD DIY mendukung, karena irigasi ini sangat penting keberadaannya, berkaitan dengan pertanian memang perlu pengaturan. Selain itu ada beberapa sarana irigasi di DIY yang memang butuh untuk dilestarikan karena bagian dari kearifan lokal, seperti halnya selokan mataram,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Nissan Pixo kembali sebagai mobil listrik. Berbasis Renault Twingo, mobil mungil ini akan debut 23 September 2026.
PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di kandang. Pieter Huistra kecewa dan menyoroti pertahanan Super Elja yang mudah kebobolan.
Lady Gaga dilaporkan menjadi ibu di usia 40 tahun bersama Michael Polansky. Nama dan jenis kelamin bayi mereka masih dirahasiakan.
Marc Márquez finis P2 di Practice MotoGP San Marino. Ia masih mengevaluasi ban dan setelan Ducati Lenovo untuk menghadapi balapan.
Studi terbaru menyebut Australia paling tangguh menghadapi bencana global. Namun, tidak ada negara yang benar-benar aman dari semua risiko.