75 Sekolah di Kulonprogo Gelar Pemilos

Foto ilustrasi: Siswa yang menjadi pemilih pada Pemilos 2018/2019 SMKN 1 Pengasih memasukkan jari ke dalam tinta sebagai bukti telah mengikuti Pemilos, Senin (13/8 - 2018). Harian Jogja/Uli Febriarni
01 Oktober 2021 16:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Sebanyak 73 sekolah terdiri dari SMA, SMK, MAN maupun SMP dan MTS se-Kabupaten Kulonprogo dilibatkan dalam peluncuran pemilihan OSIS (pemilos) serentak tahun 2021. Peluncuran pemilos diharapkan mampu menumbuhkan rasa demokrasi sejak dini kepada siswa.

Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan mengatakan pemilos serentak ini adalah awalan yang baik untuk mengajarkan bagaimana melaksanakan proses-proses demokrasi sejak dini. Pemilos dihadirkan untuk membentuk kepedulian dalam hal politik kepada siswa.

“Siswa dilibatkan dalam pelaksanaan pemilos serentak. Ada yang menjadi petugas, khususnya para pemilih yang memilih pengurusan OSIS. Dalam demokrasi terdapat nilai-nilai transparansi, partisipasi dan nilai akuntabilitas. Sehingga diharapkan dari Kulonprogo nantinya tumbuh benih demokrasi yang dimulai dari anak-anak muda," kata Hamdan pada Jumat (1/10/2021).

Baca juga: Meski Kasus Covid di Kulonprogo Menurun, Rusunawa Giripeni Tetap Jadi Ruang Isolasi

Digelarnya pemilos daring tahun ini diharapkan mampu memenuhi ketiga unsur. Yakni, transparansi, partisipasi dan akuntabilitas. Hasil pemilos juga bisa diketahui secara bersama-sama secara terbuka dan tidak ada manipulasi.

"Sehingga timbul kepercayaan tidak hanya terhadap hasil dari pemilos itu sendiri. Terlebih di era Information Technology (IT), semua data bisa dipertanggungjawabkan hasilnya. Bagi para calon ketua OSIS bisa menerima hasil," terang Hamdan.

Dikatakan Hamdan, pemilos merupakan pendidikan demokrasi yang baik. Kompetitor dituntut untuk legowo menerima kekalahan. Hal tersebut merupakan sesuatu yang harus terus di pupuk dan dikampanyekan. Dikarenakan, setiap kompetisi pasti ada yang kalah dan menang.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Gunungkidul Diklaim Berjalan Lancar

Sebagai informasi, aplikasi pemilos merupakan aplikasi pemilihan ketua OSIS yang digunakan oleh SMP sederajat dan SMA sederajat di Kulonprogo sebagai salah satu cara pendidikan politik bagi pemilih pemula. Dengan inovasi ini, siswa dapat memilih ketua OSIS dari kandidat yang ditetapkan secara online melalui Smartphone masing-masing.

Bupati Kulonprogo Sutedjo menyambut baik program pemilos yang diinisiasi oleh KPU Kulonprogo. Pemilos diharapkan membawa manfaat bagi masing-masing sekolah untuk mendapatkan pengurus OSIS yang amanah dan sekaligus memberikan pendidikan demokrasi kepada peserta didik.

“Dalam upaya memberikan pendidikan pemilih kepada pemilih pemula dan komunitas muda sejak dini, KPU Kabupaten Kulonprogo mengambil bagian sebagai media pengawalan terhadap pemilu siswa atau pemilihan ketua OSIS di sekolah," ungkap Sutedjo.