Sinau Sejarah, Mengulik Peran Jogja di Balik Kemerdekaan Indonesia
sejarah Jogja dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk menguri-uri nilai dan keteladanan Sri Sultan Hamengku Buwono IX.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat menghadiri acara peringatan 7 hari meninggalnya Supriyanto. /Ist-PDIP.
Harianjogja.com, JOGJA--Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendesak aparat kepolisian agar segera mengusut tuntas dan menangkap semua pelaku penganiayaan Supriyanto yang juga Satgas PDI Perjuangan hingga meninggal dunia di Sleman beberapa waktu lalu.
Hasto menilai penganiayaan itu tidak saja perbuatan melawan hukum tapi menghilangkan nyawa orang lain. PDIP akan terus memonitor proses penegakkan hukum yang dilakukan aparat kepolisian. Hasto meminta kader PDIP untuk menahan diri, tidak emosi dan tetap berada dalam satu komando.
Pada kesempatan itu, secara pribadi Hasto menyampaikan ikut berduka yang mendalam kepada keluarga korban. Ia mendesak kepada aparat aparat kepolisian agar segera mengusut kasus tersebut secara tuntas.
"Kami mendesak aparat kepolisian untuk mengusut kasus tersebut secara tuntas dan segera menangkap pelaku demi menegakkan keadilan. Sebab pelaku tidak saja telah melakukan tindakan yang melawan hukum tapi juga telah menghilangkan nyawa seorang, yang mana itu adalah Satgas PDI Perjuangan," kata Hasto Kristiyanto saat menghadiri acara peringatan 7 hari meninggalnya Supriyanto dalam rilisnya, Senin (4/10/2021).
Selain Hasto Kristiyanto, hadir dalam acara peringatan 7 hari meninggalnya Supriyanto adalah Ketua DPD PDI Perjuangan DIY yang juga Ketua DPRD DIY Nuryadi S.Pd, Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY Totok Hedi Santosa, Ketua DPC Kabupaten Sleman Koeswanto, Wabup Sleman Danang Maharsa, Anggota DPRD DIY Yuni Satia Rahayu, Ketua DPRD Kabupaten Sleman Haris Sugiharta serta sejumlah pengurus dan kader PDI Perjuangan lainnya.
Hal yang sama disampaikan Sekretaris DPD PDIP DIY Totok Hedi Santosa.Pria yang akrab disapa Tohed ini meminta para kader PDIP DIY agar percayakan penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian tanpa menghalangi atau mengurangi solidaritas kader partai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
sejarah Jogja dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk menguri-uri nilai dan keteladanan Sri Sultan Hamengku Buwono IX.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.
BNPB mencatat 70 orang meninggal, 1.182 luka-luka, dan 40.040 mengungsi akibat gempa M7,7 di Flores, NTT.
Guru PPPK penuh waktu berkesempatan ikut seleksi PNS pada awal 2027. Pemerintah dan DPR juga sepakat mengubah status menjadi pegawai pusat.
Manajer PSS Sleman Agus Purwoko menilai training ground penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Super Elja. Ini perkembangannya.
Rusia memanggil Dubes Jepang Akira Muto setelah Putin mengunjungi Etorofu. Sengketa Kepulauan Kuril kembali memanas.