SMP di Kulonprogo Mulai Pembelajaran Tatap Muka

Ilustrasi - Antara/Aloysius Jarot Nugroho
04 Oktober 2021 16:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) di Kulonprogo melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin (4/10/2021). Pembelajaran tatap muka dilakukan oleh SMP yang telah mendapatkan izin dari Disdikpora Kulonprogo.

Kepala SMP Negeri 2 Wates Turismiyati mengatakan sebelum dibukanya PTM di sekolahnya, protokol pencegahan penularan Covid-19 sudah terlebih dahulu dipersiapkan. Guru maupun siswa dituntut untuk menjalankan protokol Covid-19 secara ketat.

BACA JUGA: Sleman Usulkan Penambahan Uji Coba Objek Wisata

"Sebelum masuk ke area sekolah baik siswa maupun guru diwajibkan untuk mencuci tangan, melewati pemeriksaan suhu tubuh, dan duduk di bangku yang sudah diberi jarak. Jumlah siswa di kelas dibatasi 50 persen dari total kapasitas," kata Turismiyati, Senin (4/10/2021).

Pembagian sif juga diberlakukan oleh SMP Negeri 2 Wates. Siswa yang masuk dibagi menjadi hanya 16 siswa sesuai urutan absen. Siswa yang belum masuk pada Senin (4/10/2021) diminta untuk mengikuti kegiatan belajar daring di rumah.

Menurut Turismiyati, pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 2 Wates berkat izin yang terbit dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulonprogo. Sekolah yang dipimpinnya telah melalui upaya verifikasi yang dilakukan oleh petugas dari Disdikpora.

"Kami dianggap layak untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka," ujar Turismiyati.

Tidak hanya sekolah yang antusias melaksanakan pembelajaran tatap muka, sejumlah murid juga menyambut baik PTM.

Salah satu siswa SMP Negeri 2 Wates, Kharisma, 14, warga Kapanewon Wates, Kulonprogo, mengatakan hari pertama diterapkannya PTM mampu dilewatinya dengan baik. Materi yang disampaikan oleh guru mampu diserapnya dengan baik.

"Sebelumnya kan hanya belajar daring via Google Classroom atau Youtube. Agak susah mempelajarinya dan memahaminya. Selama duduk di bangku kelas VII saya hanya mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Senang juga akhirnya bisa bertemu dengan teman-teman," ujar Kharisma.

BACA JUGA: Kemenhub Ingin Rombak Terminal Giwangan, Ada Hotel hingga Area Olahraga

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan upaya evaluasi secara beriringan juga akan dilakukan oleh dinasnya setelah sekitar 20 SMP diberi lampu hijau untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

"Hari ini beberapa sekolah sudah memulai itu. Imbauan kami terhadap sekolah yang sudah melakukan PTM adalah perlunya kehati-hatian, dan juga kesiapan yang maksimal dalam melaksanakan protokol Covid-19. Sampai tadi pagi kami sudah berikan izin kepada 20 sekolah untuk menggelar PTM terbatas," kata Arif.

Evaluasi akan dilakukan dua pekan sekali. "Jika PTM di level SMP sudah dilaksanakan sesuai dengan protokol Covid-19, pemberlakuan PTM di tingkat SD bisa kami lakukan,” ujar Arif.