Persis Degradasi ke Liga 2, Tangis Suporter Pecah di Solo
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X/Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta perguruan tinggi membuat standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan sebelum menggelar kuliah tatap muka atau pembelajaran tatap muka untuk menghindari adanya penularan Covid-19 di dalam kampus.
Pembuatan SOP protokol kesehatan bisa dilakukan melalui asosiasi perguruan tinggi, misalnya Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) atau Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) dan tidak dibuat masing-masing kampus.
BACA JUGA: Penerapan Aplikasi PeduliLindungi di Gunungkidul Terkendala Sinyal
“Organisasi itu menyamakan persepsi, membangun SOP seperti yang dilakukan di lembaga-lembaga lain seperti hotel, pariwisata, mal, restoran, itu semua kan ada asosiasinya. Bagamana mereka bergabung dalam asosiasi ngrembug SOP, bagamana dia bisa mengawal protokol kesehatan dan sebagainya itu di kampusnya masing-masing,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Kamis (7/10/2021).
Sultan juga meminta kampus menutup sementara perkuliahan apabila terjadi penularan Covid-19, “Begitu ada yang merah ya ditutup itu aja,” ucap Sultan.
Pemda DIY, kata Sultan, tidak mungkin membuatkan SOP karena yang paling tahu kampus masing-masing adalah pengelola kampus dan asosiasinya, “Di kampus kan yang mengontrol mereka sendiri bukan pihak lain,” ujar Sultan.
BACA JUGA: Kemenkes Uji Coba PeduliLindungi untuk Pembelajaran Tatap Muka
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan secara umum perguruan tinggi sudah siap menggelar perkuliahan tatap muka, bahkan mahasiswa yang tinggal di DIY sebagian besar sudah menjalani vaksinasi. “Tinggal nunggu mahasiswa luar daerah, yang sudah vaksin syukur, yang belum kita daftarkan aja nanti vaksinasi di kampus,” kata Baskara Aji.
Baskara Aji mengaku belum mendapat laporan kampus mana saja yang sudah menggelar perkuliahan tatap muka, tetapi pada prinsipnya setelah melalui evaluasi, perguruan tinggi sudah siap melaksanakan perkuliahan tatap muka, bahkan kesiapannya lebih bagus. Dia meyakini mahasiswa lebih siap tatap muka ketimbang siswa SD dan PAUD.
Pembelajaran tatap muka harus diikuti penerapan protokol kesehatan secara ketat, seperti mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, memakai masker, hingga menghindari kerumunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Data TKA 2026 Kemendikdasmen menunjukkan nilai Matematika SD dan SMP masih jauh di bawah capaian Bahasa Indonesia.
Istana menjelaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari anggaran Banpres dan disalurkan kepada masyarakat saat Iduladha 1447 H.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.