Cegah Penularan, Petugas Terminal Rutin Dites Covid-19

Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Jojon
12 Oktober 2021 19:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI – Sedikitnya 36 pegawai di Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinarga di Wonosari, Gunungkidul menjalani rapid antigen virus corona. Kegiatan ini dilakukan untuk pengecekan kesehatan serta mengurangi risiko penularan virus corona.

Kepala Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinarga, Sularjo mengatakan, hasil dari pemeriksaan, seluruh pegawai yang berjumlah 36 orang dinyatakan negatif corona. Menurut dia, kegiatan rutin dilaksanakan setiap satu bulan lagi oleh Balai Pengelola Transportasi Darat wilayah Jawa Tengah-DIY.

BACA JUGA : Aparat Temukan 11 Pemudik Tak Bawa Surat Bebas Covid-19

“Semua berjalan dengan ancar dan hasil rapid antigen semua negatif,” kata Sularjo, Selasa (12/10/2021).

Dia menjelaskan, pengetesan dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko penularan virus corona. Terlebih lagi, kata Sularjo, terminal termasuk lokasi rawan penularan karena aktivitas keluar masuk penumpang. “Potensi penularan itu ada, jadi rutin dilaksanakan tes,” ungkapnya.

Meski pengetesan hanya dilaksanakan di internal petugas terminal, namun Sularjo mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga sebagai sarana mengetahu tingkat kesehatan masyarakat. “Dengan tidak adanya petugas yang positif, maka penumpang yang keluar masuk terminal juga dalam kondisi sehat-sehat semua,” katanya.

Disinggung mengenai upaya pencegahan penularan corona di area terminal, Sularjo mengakui setiap orang yang beraktivitas wajib menerapkan protokol kesehatan. Hanya saja, lanjut dia, seiring turunnya level PPKM di Gunungkidul, tidak ada lagi syarat membawa surat bebas corona bagi setiap penumpang.

BACA JUGA : Penumpang Bus Positif Covid-19 Kembali Ditemukan

Sebagai gantinya, penumpang yang akan naik kendaraan khususnya bagi angkutan antar kota antar provinsi diwajibkan menunjukan surat vaksin. “Aturan kami sesuaikan dengan pelaksanaan di terminal lain. Untuk aplikasi Lindungi Peduli di Terminal Dhaksinarga belum ada QR barcode, tapi kami terus berupaa salah satunya dengan mengecek secara manual dengan melihat di gawai masing-masing penumpang,” katanya.