Advertisement
Cegah Penularan, Petugas Terminal Rutin Dites Covid-19
Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Jojon
Advertisement
Harianjogja.com, WONOSARI – Sedikitnya 36 pegawai di Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinarga di Wonosari, Gunungkidul menjalani rapid antigen virus corona. Kegiatan ini dilakukan untuk pengecekan kesehatan serta mengurangi risiko penularan virus corona.
Kepala Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinarga, Sularjo mengatakan, hasil dari pemeriksaan, seluruh pegawai yang berjumlah 36 orang dinyatakan negatif corona. Menurut dia, kegiatan rutin dilaksanakan setiap satu bulan lagi oleh Balai Pengelola Transportasi Darat wilayah Jawa Tengah-DIY.
Advertisement
BACA JUGA : Aparat Temukan 11 Pemudik Tak Bawa Surat Bebas Covid-19
“Semua berjalan dengan ancar dan hasil rapid antigen semua negatif,” kata Sularjo, Selasa (12/10/2021).
Dia menjelaskan, pengetesan dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko penularan virus corona. Terlebih lagi, kata Sularjo, terminal termasuk lokasi rawan penularan karena aktivitas keluar masuk penumpang. “Potensi penularan itu ada, jadi rutin dilaksanakan tes,” ungkapnya.
Meski pengetesan hanya dilaksanakan di internal petugas terminal, namun Sularjo mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga sebagai sarana mengetahu tingkat kesehatan masyarakat. “Dengan tidak adanya petugas yang positif, maka penumpang yang keluar masuk terminal juga dalam kondisi sehat-sehat semua,” katanya.
Disinggung mengenai upaya pencegahan penularan corona di area terminal, Sularjo mengakui setiap orang yang beraktivitas wajib menerapkan protokol kesehatan. Hanya saja, lanjut dia, seiring turunnya level PPKM di Gunungkidul, tidak ada lagi syarat membawa surat bebas corona bagi setiap penumpang.
BACA JUGA : Penumpang Bus Positif Covid-19 Kembali Ditemukan
Sebagai gantinya, penumpang yang akan naik kendaraan khususnya bagi angkutan antar kota antar provinsi diwajibkan menunjukan surat vaksin. “Aturan kami sesuaikan dengan pelaksanaan di terminal lain. Untuk aplikasi Lindungi Peduli di Terminal Dhaksinarga belum ada QR barcode, tapi kami terus berupaa salah satunya dengan mengecek secara manual dengan melihat di gawai masing-masing penumpang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Masih Ada 982 Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer SMA-SMK di DIY
- Warga Kalibawang Diduga Tewas, Kerangka Ditemukan di Gunung Tugel
- PDIP DIY Gelar Merawat Pertiwi, Jaga Hubungan Manusia dan Alam
- Bus Wisata Dilarang Masuk Sumbu Filosofi, Pemkot Jogja Siapkan Lokasi
- Polisi Ungkap Modus Curanmor Basemen Mal di Sleman
Advertisement
Advertisement




