SPMB 2026 Rampung, Seluruh Kuota SMA dan SMK Negeri Sleman Terisi
Seluruh rombel SMA dan SMK Negeri di Sleman terisi penuh setelah tahapan pemenuhan cadangan SPMB 2026 selesai.
Sebanyak lima KK transmigran diberangkatkan oleh Disnakertrans Bantul pada Jumat (22/10). /Ist.
Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak lima KK warga Bantul pekan depan resmi diterbangkan ke lokasi transmigrasi di Mamuju, Sulawesi Barat. Pemberangkatan transmigran ini jadi yang pertama kali dilangsungkan selama pandemi bergulir.
Sekretaris Disnakertrans Bantul, Istirul Widilastuti menjelaskan pada tahun ini hanya lima KK yang diberangkatkan dalam program transmigrasi. Kelima KK tersebut diberangkatkan menuju Mamuju, Sulawesi Barat. "Dari lima KK yang berangkat itu ada 16 jiwa berasal dari Kapanewon Srandakan, Kasihan, Sedayu dan Bantul," tuturnya pada Sabtu (23/10/2021).
"Mereka kita lepas hari Jumat, kemudian kita antar ke penampungan di DIY. Berangkat ke Mamuju Senin pagi melalui bandara YIA," imbuhnya.
BACA JUGA : Gara-gara Pandemi, Pemberangkatan Transmigran Dibatalkan
Dijelaskan Istirul sejatinya ada 20 KK calon transmigran yang rencananya diberangkat tahun ini. Namun banyak lokasi tujuan yang membatalkan transmigrasi karena perkembangakan kasus Covid-19. Selain itu refocusing anggaran juga membuat hanya lima KK tujuan Mamuju yang bisa diberangkatkan tahun ini. Keberangkatan ini sekaligus yang pertama selama pandemi, pasalnya pada 2020 program transmigrasi ditiadakan.
Adapun Istirul menambahkan kelima KK yang berangkat ke Mamuju telah dibekali sejumlah keterampilan sehari-hari. Mereka telah diberikan pelatihan pertanian hingga pertukangan.
"Jadi mereka kita bekali dengan pelatihan-pelatihan di bidang pertanian, ya ada perkebunan, karet, pengolahan sawit dan sebagainya. Ada juga pelatihan perikanan, kita latih juga pertukangan. Sehingga mereka mempunyai bekal keterampilan untuk bekerja di daerah tujuan" katanya.
Dengan latar belakang tranmigran yang merupakan petani, pelatihan yang dilakukan diharapkan dapat menunjang keterampilan para transmigran. "Rata-rata mereka kalau terkait pertanian perkebunan juga sudah banyak yang mengusai, tinggal pemantaban saja. Karena mayoritas mata pencahariannya petani dan tukang," ujarnya.
Selain pelatihan, para transmigran yang berangkat akan mendapatkan sejumlah fasilitas untuk menunjang hidup sehari-hari. Dijelaskan Istirul, masing-masing KK yang berangkat kali inj mendapatkan uang saku sebesar Rp10 juta dari Pemkab Bantul. "Kemudian di daerah tujuan, fasilitas yang didapatkan berupa rumah, lahan pekarangan, air bersih, listrik dan sebagainya," terangnya.
BACA JUGA : Bantul Gelar Transmigrasi Lagi, Cek Syarat dan Lokasi
Selain itu pada tahun-tahun pertama kepindahan, transmigran akan mendapatkan jaminan hidup berupa sembako. Bila tinggal di lahan gambut jaminan hidup sembako akan diberikan selama satu setengah tahun. Sementara bila transmigran tinggal di lahan kering jaminan hidup akan diberikan selama satu tahun.
"Harapan kedepan program transmigrasi ini, karena masih menjadi program yang masih dibutuhkan masyarakat Kabupaten Bantul, mudah-mudahan dukungan dari semuanya dan masyarakat akan menjadikan program ini menjadi lebih baik kedepannya. Paling tidak dengan mengikuti program transmigrasi saudara-saudara kita itu bisa meningkatkan kesejahteraan hidupnya di daerah tujuan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seluruh rombel SMA dan SMK Negeri di Sleman terisi penuh setelah tahapan pemenuhan cadangan SPMB 2026 selesai.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PIP telah menyalurkan pembiayaan Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku UMKM hingga Juni 2026.
KPK menyatakan laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni selesai pada aspek pencegahan, namun dugaan suap masih didalami dalam penyidikan.
Wamenkomdigi Nezar Patria menegaskan layanan digital pemerintah wajib ramah disabilitas agar seluruh warga mendapat akses informasi publik.
Pertamina mencatat konsumsi Pertalite dan Biosolar naik setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi, sementara penjualan Pertamax Series turun 18%.