Siswa SMPN 2 Pakem yang Positif Covid-19 Bertambah

Ilustrasi. - Freepik
28 Oktober 2021 18:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Siswa SMPN 2 Pakem yang positif Covid-19 bertambah menjadi dua.

"Siswa yang dinyatakan positif melalui tes PCR itu saat ini menjalani isolasi mandiri dan sekolah juga telah disterilkan," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Ery Widaryana, Kamis (28/10/2021).

BACA JUGA: Pagar Pembatas di Nol KM Jogja Sudah Dibuka

Penambahan satu siswa yang positif Covid-19 diketahui setelah Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman melakukan tes usap (swab) ulang pada Rabu (26/10/2021). Sasarannya adalah tiga guru dan 13 siswa yang berada dalam satu kelas dengan siswa yang sebelumnya positif Covid-19.

Ery menilai secara umum pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah lainnya masih berjalan lancar. Untuk sementara kegiatan PTM di SMP 2 Pakem dihentikan dan akan dilanjutkan setelah mendapat rekomendasi dari Dinkes Sleman.

Pada Kamis (28/10/2021), pengambilan sampel uji swab antigen secara acak kembali digelar dan diperluas dari sebelumnya hanya tiga kapanewon menjadi enam kapanewon.  

Pengambilan sampling swab digelar di Kapanewon Pakem SD Cemoroharjo dan SMPN 3 Pakem, (Tempel) SD Klegung 1 dan SMPN 2 Tempel, (Prambanan) SDN Sambirejo dan SMPN 4 Prambanan, Kapanewon Cangkringan di SD N Umbulharjo 2 dan SMPN 2 Cangkringan, (Godean) SDN Jetak dan SMPN 1 Godean dan terakhir (Ngaglik) SD Gentan dan SMPN 3 Ngaglik.

BACA JUGA: Mohamed Salah Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional Mesir

Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama mengatakan swab sampling ke sekolah-sekolah tersebut bertujuan agar pelaksanaan PTM yang telah berjalan tiga pekan ini aman. Secara bertahap, kata dia, swab sampling akan menyasar 17 kapanewon baik sekolah SD maupun SMP.

Sebanyak 119 SMP dan 170 SD di Sleman telah menggelar PTM terbatas. Pemkab berkomitmen untuk menutup sementara sekolah yang ditemukan kasus positif Covid-19 dan melakukan testing dan tracing.