Peringatan HKN, Dinas Kesehatan Raih 2 Penghargaan

Ilustrasi Vaksin COVID-19. - FOTO ANTARA /Irwansyah Putra
17 November 2021 07:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, PLAYEN – Dinas Kesehatan Gunungkidul mendapatkan dua penghargaan dari Kementerian Kesehatan. Torehan ini sebagai kado puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-57 di Taman Budaya Gunungkidul di Kalurahan Logandeng, Playen, Selasa (16/11/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, peringatan HKN jatuh pada 12 November lalu. Namun demikian, puncak dari peringatan baru diselenggarakan pada Selasa siang di Taman Budaya Gunungkidul.

Dia menjelaskan, dalam peringatan ini dinas kesehatan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan dalam ajang Anugerah Situs Inspirasi Sehat Indonesia 2021. Adapun yang diraih, yakni Peringkat Terbaik untuk Kategori Penyampaian Informasi Publik Terbaik dan Peringkat Terbaik kedua e-Aspirasi Kategori Dinkes Kabupaten/Kota.

BACA JUGA : Vaksinasi Anak Masih Tunggu Instruksi, Dinkes Gunungkidul

Selain itu, sambung dia, penghargaan juga diberikan kepada RSUD Wonosari  sebagai Fasilitas Kesehatan dengan Alat Kesehatan Non-Merkuri dan Penghargaan Keselamatan dan Keamanan pada Radiologi-Diagnostik. Dewi mengungkapkan penghargaan ini menjadi kebanggan tersendiri tersendiri apalagi diberikan di masa pandemi. “Keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras seluruh pihak, khususnya di bidang kesehatan,” katanya.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta memberikan apresiasi terhadap penghargaan yang diterima dinas kesehatan. Dia berpesan agar pelayanan yang terbaik dan kerja nyata terus diberikan untuk sektor kesehatan. “Pelayanan ke masyarakat harus terus lebih ditingkatkan agar masyarakat di Gunungkidul bisa lebih sehat,” katanya.

Sunaryanta juga berpesan kepad masyarakat untuk waspada terhadap ancaman penyebaran virus corona. Meski angka kasus dalam kondisi terkendali, tapi potensi peningkatan masih sangat mungkin. Oleh karenanya, masyarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus.

BACA JUGA : Dinkes Bantah Klaster Takziah Menyebar ke Gunungkidul

“Tetap memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun karena protokol kesehatan menjadi kunci mencegah virus corona,” katanya.