Siap-Siap Digusur! PKL Malioboro Mulai Diundang Sosialiasi Relokasi oleh Pemerintah

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota Jogja melalui UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya setempat mulai menyosialisasikan upaya relokasi kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro. Sosialisasi itu digelar pada Selasa dan Rabu (23-24/11) lalu di Hotel Royal Malioboro dengan sejumlah PKL yang tergabung dalam beberapa kelompok paguyuban.
Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Jogja, Ekwanto mengatakan, tujuan relokasi itu adalah menyampaikan informasi jika sewaktu-waktu relokasi dan penataan kawasan Malioboro dilakukan. Dia juga masih belum membeberkan area PKL mana yang bakal direlokasi maupun tempat relokasi baru bagi para PKL itu nantinya.
"Menginformasikan ada penataan lah ke depannya. Itu masih menginformasikan saja biar tidak kaget PKL dan baru sebatas itu saja," ujarnya, Jumat (26/11/2021).
BACA JUGA: Bertemu Rombongan Klithih Bersajam di Jalan Samas, Warga Lari Mencebur ke Sungai
Ekwanto mengungkapkan, tahapan relokasi juga baru sebatas sosialisasi. Nantinya kewenangan untuk pemindahan, lokasi baru serta PKL mana yang akan direlokasi menjadi kewenangan Pemda DIY.
"Kalau kapan dan bagaimana teknisnya itu bagian provinsi yang mengatur. Baru sebatas itu dulu soal informasi penataan dan pada saatnya tentu kami informasikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement

Pesta Daging Iftar Ramadan di Horison Ultima Riss Malioboro Yogyakarta
Advertisement
Berita Populer
Advertisement