PPKM Level 3 Nataru Dibatalkan, Sultan: Tempat Wisata Tetap Buka

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X,s aat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Kamis (21/1/2021). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
09 Desember 2021 13:37 WIB Jumali Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pembatalan pemberlakuan PPKM level 3 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 dipastikan akan membuat mobilitas masyarakat lebih longgar. Gubernur DIY Sri Sultan HB X memastikan tempat wisata tetap akan buka saat nataru. Namun masyarakat diminta untuk meningkatkan kesadaran diri menjaga protokol kesehatan.

Agar tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 usai libur Nataru, Pemda DIY minta masyarakat lebih sadar untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan berusaha menghindari lokasi yang disinyalir akan membahayakan kesehatannya.

BACA JUGA : Sultan HB X Keberatan dengan Banyaknya Bus Wisata

"Jadi jangan hanya berharap pada kebijakan pemerintah daerah tetapi masyarakat seenaknya sendiri. Dengan tidak dilakukannya level 3 itu harapan saya masyarakat punya kesadaran untuk menjaga dirinya, ya menghindari kerumunan, menghindari tempat-tempat yang kira-kira membahayakan kesehatannya," kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kamis (9/12/2021) di Kepatihan.

Lebih lanjut Sultan menyatakan tidak akan ada sanksi dari Pemda DIY terkait dengan masyarakat yang mengindahkan imbauan dari Pemda DIY. Karena memang tidak ada pemberlakuan PPKM level 3 saat libur Nataru.

"Ya enggak ada sanksinya. Wong lebih bebas kok. Tempat wisata tetap buka tidak ada alasan ditutup. Kalau ditutup kita kembali ke level 3 sendiri," jelasnya.

Mengenai teknis pengawasan wisatawan di tempat wisata, Sultan menyerahkan hal tersebut kepada sejumlah pihak seperti PHRI, ASITA dan pelaku wisata. Sebab, mereka telah memiliki kesepakatan dan aturan terkait pembatasan di objek wisata.

"Mereka yang menerapkan dengan ketat itu gitu lho. Itu harus dilakukan. Saya hanya mengatakan begitu OTG tak tutup gitu aja. Mereka sendiri yang harus mengontrol dan menindak anggotanya nantinya," tandas Sultan.

Sementara terkait dengan libur sekolah, menyusul dibatalkannya pemberlakukan PPKM level 3, Sultan menyatakan jika anak sekolah tidak akan diberikan libur. "Anak-anak sekolah tidak ada libur. Mereka akan diberikan pekerjaan nanti," kata Sultan.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Singgih Raharja mengatakan kapasitas lokasi wisata tetap diberlakukan sebesar 25 persen dari kapasitas normal. Nantinya jika ditemukan ada klaster, tempat wisata tersebut akan langsung ditutup.

"Kami sendiri tidak berharap itu terjadi. Untuk itu kami sudah persiapan, salah satunya adalah pemberlakukan pembelian tiket secara online," katanya.

BACA JUGA : Sultan Minta Semakin Banyak Objek Wisata di DIY Dibuka

=Menurut Singgih, dari hasil pengamatannya, sejauh ini kesadaran wisatawan untuk menerapkan protokol kesehatan dan melengkapi syarat perjalanan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sudah cukup dipahami. Dispar DIY juga mencatat sudah cukup banyak objek wisata yang telah menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Saat ini sudah lebih dari 250 objek wisata yang telah menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Nanti kami akan pantai jumlah wisatawan di visiting Jogja dan lakukan monitoring langsung ke objek wisata untuk memastikan semua berjalan dengan baik," ucap Singgih.