Puskesmas Bambanglipuro Bantul Sisir Warga yang Belum Divaksin

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
09 Desember 2021 23:47 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Pariwisata Bantul melalui Puskesmas Bambanglipuro mulai menyisir warganya yang belum mendapatkan vaksin Covid-19. Saat ini masih ada sekitar 10% warga Bambanglipuro yang belum divaksin.

Kepala Puskesmas Bambanglipuro, Tarsius Glory mengatakan Kapanewon Bambanglipuro dijadikan daerah sampling vaksinasi untuk warga yang memiliki komorbit dengan pertimbangan masih ada 10 persen dari sasaran yang hingga saat ini belum divaksin. Sebagian warga yang belum vaksin tersebut adalah warga yang memiliki komorbit atau penyakit bawaan.

“Jadi nanti Pak RT atau Bu RT, Pak Dukuh atau Bu Dukuh mendata warganya yang memiliki penyakit komorbit untuk nantinya didaftarkan sebagai peserta vaksinasi,” ujar Glory, Kamis (9/12/2021).

Setelah semua data terkumpul terutama yang memiliki komorbid dan belum divaksin, kata Glory, nantinya akan diperiksa oleh dokter spesialis sesuai dengan penyakit komorbitnya untuk menentukan apakah bisa divaksin atau tidak.

BACA JUGA: Waspada! Ini Gejala Covid-19 Omicron di Malam Hari

Setelah dinyatakan bisa divaksin nantinya suntikan akan diberikan termasuk obat bagi warga komorbit untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, “Ya jangan sampai terjadi usai disuntik warga yang punya komorbit justru terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bisa repot nantinya,” ujar Glory.

Glory memastikan pelaksanaan vaksinasi akan berlangsung di balai kalurahan atau tempat yang memungkinkan disesuaikan dengan jumlah peserta vaksin . Bagi warga yang kesulitan mobilitas akan dijemput ke lokasi vaksin, kemudian diantar kembali ke rumah setelah vaksin selesai.

Lebih lanjut pria yang juga menjabat sebagai kepala Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) di Bantul ini memastikan seluruh tenaga kesehatan baik perawat, hingga dokter spesialis semuanya siap untuk diterjunkan termasuk anggaran juga semuanya sudah siap. “Dari perangkat kalurahan dan stake holder lainnya siap untuk menuntaskan vaksinasi hingga 100 persen atau mendekati 100 persen,” tandas Glory.