Jorge Martin Rebut Pole MotoGP Austria 2026
Jorge Martin merebut pole position MotoGP Austria 2026 di Red Bull Ring. Pembalap Aprilia itu mengungguli Marc Marquez dalam kualifikasi.
Penampilan perenang dalam peresmian Tirta Amarta Pandowo / Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN - Kreativitas dilakukan oleh pemerintah Desa Pandowoharjo, Sleman, dengan menyediakan fasilitas kolam renang, Tirta Amarta.
Kolam renang yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BumDes) tersebut menambah fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk rekreasi dan tempat latihan cabang olahraga aquatik.
Adapun peresmian kolam renang tersebut, dilakukan Minggu (2/1/2022). Selain perangkat desa, peresmian juga dihadiri Pengurus Provinsi PRSI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Forum Klub Renang Sleman (FKRS) serta atlet renang yang dipersiapkan untuk PON 2024.
“Kami menyambut gembira dengan adanya fasilitas kolam renang dari BumDes. Ini bisa digunakan untuk rekreasi sambil berenang tetapi juga untuk tempat latihan,” kata Baroto Anung Saputra, Sekretaris Desa Pandowoharjo.
Menurut dia kolam renang ini merupakan salah satu unit usaha dari BumDes. Tidak hanya itu, desa juga merencanakan membangun kolam renang yang lebih besar dan memenuhi standar internasional.
“Sudah ada rencana untuk membangun kolam yang lebih besar dengan standar internasional. Kami berharap adanya kolam ini bisa mendorong prestasi cabang olahraga renang Sleman,” ujar dia.
Langkah BumDes yang membangun fasilitas kolam renang mendapat sambutan positif dari Pengprov PRSI DIY. Wakil Ketua II Boyke Dharma menuturkan DIY masih kekurangan fasilitas kolam renang sehingga Kolam Renang Tirta Amarta sudah menjadi tempat latihan empat klub, yaitu Satria Mataram Aquatic, JAQ, Dolphin dan Pinguin. Ini menunjukkan bila DIY membutuhkan lebih banyak fasilitas kolam renang.
“Adanya kolam renang ini tentu hal yang bagus karena bisa memenuhi kebutuhan kolam renang. Apalagi, fasilitas ini sudah memenuhi standar dengan lintasan 25m. Hanya kedalamannya memang kurang,” ujar Boyke.
"Kami berharap ada banyak kolam renang yang muncul, sehingga klub yang kesulitan mencari tempat latihan bisa ternaungi. Selain itu PRSI DIY punya program untuk menggalakkan lima subcabor aquatic. Jadi harus ada banyak kolam renang," ucapnya.
Kolam Renang Tirta Amarta menjalin kerjasama pengelolaan dengan Depok Sport Centre (DSC) yang berdurasi lima tahun. Menurut A.A Ngurah Gede Ari Utama, selaku manajer, kolam tersebut diharapkan mendorong prestasi renang Sleman. Pasalnya banyak anak dari daerah sekitar Pandowoharjo yang termotivasi untuk menekuni olahraga renang.
“Sudah ada empat klub yang menjadikannya sebagai tempat latihan. Selain itu ada lagi yang sudah mengajukan permohonan untuk berlatih di tempat ini. Namun kolam ini tetap menjadi tempat rekreasi air. Masyarakat bisa memanfaatkannya. Bahkan setiap hari Jumat, kolam tersebut hanya untuk wanita,” tutur Agung, sapaannya.
Meski baru resmi dibuka, namun kolam tersebut sudah memiliki jadwal penggunaan yang padat. Termasuk penyelenggaraan event renang seperti fun swimming yang segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
“Kami akan menyelenggarakan fun swimming di tempat ini. Saya optimistis bakal banyak peserta yang mengikutinya,” kata Agung yang juga pengurus Pengprov PRSI DIY ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jorge Martin merebut pole position MotoGP Austria 2026 di Red Bull Ring. Pembalap Aprilia itu mengungguli Marc Marquez dalam kualifikasi.
PSEL Bogor Raya menargetkan listrik 20 MW–30 MW dari 1.500 ton sampah per hari, sekaligus menangani timbunan lama TPAS Galuga.
Pemerintah menargetkan kontrak Giant Sea Wall Pantura sepanjang 575 km mulai dibagi pada awal 2027 untuk melindungi pesisir Jawa.
Penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp57,23 triliun hingga Agustus 2026, dengan kontribusi terbesar berasal dari PPN PMSE.
Bandara Ahmad Yani Semarang memanfaatkan PLTS 100 kWp. Selama Januari-Juni, panel surya menghasilkan 63.800 kWh untuk kebutuhan listrik.
Batu sengaja diletakkan di rel Tulungagung hingga mengganggu dua perjalanan kereta. KAI mengingatkan ancaman pidana maksimal 15 tahun.