Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Polisi menunjukkan kedua pelaku beserta barang bukti, di Polsek Mlati, Selasa (11/1/2022)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN-Dua pemuda ditangkap polisi setelah mengancam seseorang dengan mengeluarkan senjata tajam berupa kapak dan besi ulir sepanjang 40 sentimeter (cm), pada malam pergantian tahun lalu. keduanya terancam hukuman 10 tahun penjara.
Kapolsek Mlati, Kompol Tony Priyanto, menjelaskan dua pemuda ini berinisial EP, 24, warga Kasihan, Bantul dan AAW, 29, warga Gedongtengen, Kota Jogja. “Tempat kejadian perkara [TKP] di jalan magelang, Km 7,8, Sendangadi, Mlati,” ujarnya, Selasa (11/1).
Ia menceritakan kejadian ini bermula ketika kedua pelaku bersama satu rekannya mendatangi lokasi kejadian dengan tujuan menemui seorang perempuan yang diduga memiliki masalah dengan EP, pada Jumat (31/12/21) pukul 23.00 WIB.
Namun di lokasi, mereka tidak menemukan perempuan yang dicari. Sebagai gantinya, di situ ada laki-laki yang merupakan kakak dari perempuan yang mereka cari. Karena berada dalam pengaruh minuman beralkohol, EP naik pitam dan mengeluarkan kapak yang ia bawa dan mengancam laki-laki tersebut.
BACA JUGA: Novak Djokovic Mulai Berlatih setelah Bebas dari Tahanan Imigrasi
Aksi ini diikuti AAW yang juga membawa besi ulir sepanjang 40 cm, di belakang EP. EP mengancam laki-laki itu dengan memukulkan kapak yang ia bawa pada pagar sehingga menimbulkan bunyi keras. Karena ketakutan, korban lari sementara warga yang mendengar keributan berdatangan.
Waktu berlari, korban bertemu dan meminta pertolongan petugas polisi yang tengah patroli pengamanan pergantian tahun. Mengetahui ada polisi dan warga yang merupakan sukarelawan di wilayah Mlati, kedua pelaku membuang sajam yang mereka bawa di selokan.
Para pelaku berhasil ditangkap polisi, namun tidak dengan sajamnya. Karena adanya kesaksian kuat dari warga jika para pelaku membawa sajam, maka dicarilah sajam di sekitar lokasi. Tak kurang dari satu jam, polisi mencari dan baru bisa menemukan sajam yang dibuang ke selokan.
Satu rekan kedua pelaku tidak ditahan karena tidak terlibat aktif dalam kejadian tersebut. Atas perbuatannya, EP dan AAW disangkakan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat RI No. 12/1951 dengan hukuman pidana paling lama 10 tahun penjara.
“Jadi apapun motifnya,entah klitih atau kejahatan jalanan lainnya, mungkin ada unsur dendam, tawuran dan lainnya yang menggunakan senjata tajam, kami tindak lanjuti,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Pangdam XXVI/Mataram menargetkan pembangunan markas permanen di Godean, Sleman, segera diproses setelah tahapan administrasi dan persiapan tuntas.
Persib Bandung menjamu Melbourne Victory pada 28 Oktober 2026 di ACL 2. Simak jadwal, posisi klasemen Grup E, dan informasi siaran langsung.
Moh Zaki Ubaidillah naik ke peringkat 25 dunia setelah menjadi runner-up French Open 2026. Leo/Daniel juga menembus 20 besar ranking BWF.
Indonesia, Thailand, Vietnam, Laos, Malaysia, dan Singapura absen dari Miss Universe 2026 di tengah perselisihan hak waralaba.
Simak kriteria penerima BSU berdasarkan aturan 2025, besaran bantuan, kelompok yang dikecualikan, dan cara memantau informasi BSU 2026.