Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Proses foging untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit DBD di Dusun Ngresik, Kanigoro, Saptosari, Jumat (14/1/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya lima anak di Dusun Ngresik, Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan satu di antara mereka meninggal dunia.
Kepala Dusun Ngresik, Supriyono, mengatakan kasus DBD di wilayahnya meningkat signfikan. Sejak akhir tahun lalu tercatat sudah ada lima anak yang dinyatakan terjangkit hingga seorang anak meninggal dunia. “Belum lama ini satu anak meninggal dunia karena DBD. Total hingga sekarang sudah ada lima kasus dan semuanya diderita oleh anak-anak,” kata Supriyono, Jumat (14/1/2022).
BACA JUGA: Lima Gunung Api Purba Ditemukan di Gunungkidul, Ada yang di Pantai
Menurut dia, upaya pencegahan telah dilakukan. Salah satunya dengan foging bekerja sama dengan Puskesmas Saptosari. “Kami tidak berani sendiri dan pelaksanaan foging berdasarkan rekomendasi dari puskesmas,” ujarnya.
Supriyono mengatakan foging menyasar ke rumah-rumah warga untuk mencegah penyebaran DBD yang lebih banyak lagi. “Mudah-mudahan bisa segera terkendali dan tidak ada lagi warga yang terserang DBD,” katanya.
Panewu Anom Saptosari, Arif Yahya, menambahkan foging dilaksanakan warga bersama-sama dengan petugas puskesmas, kapanewon, kalurahan, hingga masyarakat sekitar. “Ini sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit demam berdarah yang lebih banyak lagi,” katanya.
Menurut dia, foging hanya sebagai salah satu upaya. Pasalnya, langkah lain juga dilakukan dengan menggalakan masyarakat untuk menguras, menutup, mengubur tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk demam berdarah.
“Kebersihan lingkungan juga harus dijaga,” katanya.
BACA JUGA: Bantul Jadi Trending Topic di Twitter Gegara Sesajen
Arif juga akan menggalakkan gerakan satu petugas pemantau jentik nyamuk di setiap rumah.
Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Abdul Azis mengatakan, kasus DBD cenderung meningkat sejak akhir tahun lalu. Oleh karenanya, upaya penanggulangan harus digalakan agar jumlah kasus tidak terus bertambah. “Untuk Januari ini sudah ada 17 kasus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran dihadiri ribuan pelayat dan tokoh dunia, berlangsung hingga sepekan.
Persib Bandung resmi datangkan Ragnar Oratmangoen dengan kontrak 3 tahun. Tambah kekuatan untuk Liga dan Asia.
Kapolri Listyo Sigit lantik 8 pejabat Polri termasuk 6 Kapolda. Ini daftar lengkap dan pesan penting untuk pelayanan publik.
Pertamina RJBT salurkan 9,3 juta liter avtur untuk 208 penerbangan haji 2026 di Solo dan Jogja.
Kebakaran TPA Jatiwaringin sulit dipadamkan karena mirip gambut. KLH kerahkan drone, Manggala Agni, dan TMC.