Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Nasib sial menimpa HA, pria 26 tahun asal Sumatra Barat.Ia menjadi korban pengeroyokan lantaran dituduh jambret oleh orang yang berserempetan motor dengannya, di Jalan Magelang, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kamis (13/1/2022) dini hari lalu.
Kapolsek Mlati, Kompol Tony Priyanto, menjelaskan dalam kasus ini polisi menetapkan sebanyak lima tersangka yang terdiri dari DS, 30, perempuan warga Jetis, Kota Jogja; PRM, 28, laki-laki warga Tegalrejo, Kota jogja; BDS, 28, laki-laki warga Jetis, Kota Jogja; IPK, 28, laki-laki warga Kapanewon Pakem; dan RIK, 29, laki-laki warga Gondokusuman, Kota jogja.
Ia menceritakan awal mula kejadian ini ketika DS dan HA sedang mengendarai motornya masing-masing, melaju dari arah utara Jalan Magelang sekira pukul 03.12 WIB. “Sesampainya di lampu merah selokan Mataram, keduanya serempetan dan DS oleng hingga terjatuh ke arah kiri,” ujarnya, Senin (17/1/2022).
HA lalu menghentikan motornya dan menghampiri DS. Selain terjatuh, ternyata stick holder handphone di motor DS juga rusak. Maka saat itu terjadilah cekcok antara HA dan DS dan berujung pengeroyokan. Tak hanya adu mulut, DS bahkan mengambil kunci motor HA, meneriakinya jambret dan menelepon teman-temannya, yakni empat tersangka lainnya.
BACA JUGA: Rampas HP, 5 Pelajar Ditangkap Polisi
Ketika keempat temannya sudah datang, DS pun memukul HA. Berniat membalas, pukulan HA malah mengenai BDS yang hendak melerai. Para tersangka pun bersamaan memukuli HA, bahkan ketika HA lari tetap dikejar dan ditabrak dengan motor.
Terus dihajar, HA akhirnya terkapar tak berdaya di depan pintu masuk kantor TVRI. Kondisi HA penuh luka terbuka dan luka lebam di bagian kepala. HA lalu diamankan polisi dan dibawa ke salah satu rumah sakit di Sleman untuk mendapat perawatan.
Kanit Reskrim Polsek Mlati, AKP Noor Dwi Cahyanto, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi dalam kasus pengeroyokan tersebut, polisi berhasil menangkap kelima tersangka sehari setelah kejadian, di sejumlah lokasi berbeda.
Menurut hasil pemeriksaan, baik kelima tersangka maupun korban ternyata sama-sama dalam pengaruh minuman beralkohol pada saat kejadian. Diketahui para tersangka waktu itu baru saja minum-minum di kafe Boshe VVIP Club. “Tidak jauh dari lokasi kejadian, jadi saat ditelepon DS, mereka [empat tersangka lainnya] tidak butuh waktu lama untuk datang,” ungkapnya.
Sejumlah barang bukti diamankan polisi meliputi empat unit motor, helm warna abu-abu dan stick holder handphone. Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan Pasal 170 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara sembilan tahun atau lima tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Gerhana Bulan sebagian terjadi 28 Agustus 2026 dengan 96 persen Bulan tertutup bayangan Bumi. Fenomena ini tidak terlihat dari Indonesia.
JDT mengawali Liga Super Malaysia 2026-2027 dengan kemenangan 3-0 dan mencatat rekor dunia 109 laga domestik tanpa kekalahan sejak 2021.
Luxeed RX hadir sebagai penantang Xiaomi YU7 dengan tenaga 586 hp, empat LiDAR, desain mantan desainer Ferrari, dan harga Rp788 juta.
Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia bertemu di malam puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII-2026
Sandy Walsh mengaku cepat beradaptasi di Persib Bandung karena sudah mengenal sejumlah pemain Timnas Indonesia dan penggawa asing.