Lurah Ngestirejo Terpilih Jadi Ketua PKDI DIY Periode 2026-2031
Wahyu Suhendri terpilih menjadi Ketua PKDI DIY periode 2026-2031. Ia berkomitmen memperjuangkan aspirasi lurah dan kesejahteraan masyarakat.
Sejumlah petugas memeriksa dan mengevakuasi sapi yang mati mendadak milik Jumiyo di Dusun Grogol 4, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, Kamis (27/6/2019)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sepuluh warga di Kalurahan Hargmulyo, Gedangsari, Gunungkidul mengalami penyakit mirip gejala antraks. Guna kepastian penyakit ini, warga yang bergejala telah diambil sampel untuk diuji di laboratorium.
Lurah Hargomulyo, Sumaryanta membenarkan dugaan warga di wilayahnya terjangkit antraks. Dugaan ini muncul karena ada puluhan warga yang mengkonsumsi sapi yang berpenyakit.
Dia menjelaskan, peristiwa dugaan penyakit antraks ini bermula adanya sapi milik salah seorang warga yang mati secara mendadak pada Kamis (19/1/2022). Sebanyak 65 orang iuran masing-masing Rp100.000 untuk kemudian diberikan diserahkan kepada pemilik sapi, sebagai ganti rugi.
Selanjutnya, daging sapi tersebut dibagikan kepada warga yang ikut iuran. “Itilahnya dibrandu. Yakni, memberikan sejumlah uang kepada pemilik sebagai pengganti, kemudian daging sapi dibagikan ke warga yang ikut iuran,” kata Sumaryanta, Jumat (28/1/2022).
Menurut dia, ada 30 warga yang telah mengkonsumsi daging sapi ini. Dari jumlah tersebut sepuluh orang mengalami gejala seperti penyakit antraks mulai dari meriang hingga bagian tangan melepuh karena luka. “Sudah diberikan penanganan dan sudah diambil sampel untuk kepastian penyakit yang diderita,” katanya.
BACA JUGA: Wali Kota Magelang Bantu Perbaiki Rumah Warga yang Rusak Tertimpa Longsor
Selain pengambilan sampel untuk uji laboratorium, sisa daging yang belum diolah juga sudah dimusnahkan dengan cara dibakar. “Kami berharap kepada warga yang mengalami gejala segera ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan,” katanya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Gunungkidul, Retno Widyastuti membenarkan adanya dugaan antraks di Kapanewon Gedangsari. Meski demikian, hingga saat ini sudah dilakukan pengambilan sampel untuk diuji di laboratorium. “Hasil pengujian sampel belum keluar,” katanya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Abdul Azis mengatakan, sudah mendapatkan laporan terkait dugaan penyebaran antraks di Kapanewon Gedangsari dari dinas peternakan dan kesehatan hewan. Tindaklanjut laporan ini dilakukan upaya penanggulangan secara bersama-sama sesuai dengan ketugasan yang dimiliki. “Untuk kepastian kasus juga sudah diambil sampel mulai dari darah warga, tanah hingga contoh daging yang masih tersisa,” katanya.
Menurut Azis, upaya dinas kesehatan untuk penangan juga sudah memberikan obat-obatan kepada warga yang bergejala. Selain itu, juga sudah dilakukan pelacakan kasus untuk mengurangi risiko penyebaran yang lebih luas. “Memang untuk kepastian masih menunggu hasil uji laboratorium. Tapi, upaya penanggulangan juga sudah dilakukan,” katanya.
Ditambahkan dia, munculnya kasus antraks di Gunungkidul sudah beberapa kali terjadi mulai dari Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo dan Gombang, Kapanewon Ponjong. Azis mengungkapkan, dugaan kasus di Hargomulyo hampir sama dengan penyebaran di Kalurahan Gombang. Yakni, adanya tradisi brandu yang masih berkembang di masyarakat.
“Kasus di Gedangsari bermula adanya sapi yang mati mendadak. Kemudian, daging dari hewan ini dibagi-bagikan ke masyarakat,” katanya.
Menurut dia, tradisi brandu sangat berbahaya karena berpotensi menularkan penyakit hewan ke manusia. “Seharusnya hewan mati mendadak harus dikubur dan bukan dibagi-bagikan ke warga. Dalam agama juga sudah jelas, ada larangan memakan bangkai hewan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wahyu Suhendri terpilih menjadi Ketua PKDI DIY periode 2026-2031. Ia berkomitmen memperjuangkan aspirasi lurah dan kesejahteraan masyarakat.
Pelaku UMKM di DIY masih kesulitan memisahkan uang modal dan keuntungan. Kondisi ini membuat usaha rentan terjebak utang dan membutuhkan pengelolaan keuangan ya
FPF berencana menggelar penghormatan khusus untuk Cristiano Ronaldo setelah sang kapten mengumumkan pensiun dari timnas Portugal.
Lima HP dari POCO, vivo, dan Huawei bisa menjadi pilihan pada November 2026. Simak spesifikasi dan harga masing-masing.
Pemkab Bantul melanjutkan PPBMP pada 2027 dengan anggaran Rp40 juta per padukuhan. Sebanyak 40% dialokasikan untuk penanganan kemiskinan dan stunting.
Marc Marquez berpeluang meraih gelar MotoGP 2026 di Qatar. Ia unggul 44 poin dan berpeluang melampaui rekor Valentino Rossi.