Advertisement

Begini Cara BEM Nusantara DIY Cegah Mahasiswa Terpapar Radikalisme

Sunartono
Selasa, 01 Februari 2022 - 14:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Begini Cara BEM Nusantara DIY Cegah Mahasiswa Terpapar Radikalisme BEM Nusantara DIY dalam diskusi radikalisme, Minggu (1/2/2022). - Harian Jogja/Sunartono

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara yang terdiri dari berbagai elemen kampus menyatakan kewaspadaannya terhadap bahaya radikalisme dan intoleransi. Mereka mewanti-wanti kepada kelompok mahasiswa lainnya agar tidak mudah terjerumus ke pemahaman radikalisme.

Koordinator Daerah (Korda) BEM Nusantara DIY Achmad Mubarok menyatakan kesiapannya dalam membantu pemerintah dan aparat mensosialisasikan bahaya radikalisme. Sehingga berbagai bentuk paham radikalisme serta ideologi terlarang lainnya agar tidak masuk ke kampus. Karena mahasiswa sangat rentan dipengaruhi berbagai jenis pemahaman termasuk radikal.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Kami menolak segala bentuk tindakan kejahatan yang menggangu kamtibmas dan radikalisme, intoleransi yang memicu terorisme," katanya dalam Seminar Nasional yang bertema Memahami Deradikalisasi dan Peran Mahasiswa Dalam Menjaga Kamtibmas Dan Keutuhan NKRI di Jogja, Minggu (1/2/2022).

Mubarok menambahkan kegiatan seminar itu menjadi salah satu pencegahan agar mahasiswa di DIY bisa memahami bahaya radikalisme yang berpotensi memunculkan terorisme. BEM Nusantara memiliki sejumlah cara dalam upaya mencegah agar mahasiswa tidak terpapar radikalisme. Dalam kesempatan ini juga dilantik duta anti terorisme di kampus yang masuk dalam keanggotaan BEM Nusantara DIY. Duta tersebut nantinya menjadi mahasiswa yang akan turut mensosialisasikan pencegahan radikalisme di kampus.

Baca juga: Ini Penyebab Suburnya Terorisme Menurut PKS

"BEM Nusantara DIY mengambil langkah untuk bersatu padu menjalin sinergi dengan Polri dan semua pihak dalam rangka mencegah agar tidak ada kelompok kami yang terpapar radikalisme" ucapnya.

Diskusi itu menghadirkan narasumber utama Direktur Pusat Studi Islam UII Edi Safitri dan Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda DIY AKBP Tri Novi Purwaningrum. "Kami sangat mengapresiasi inisiatif BEM Nusantara DIY dalam usaha mencegah penyebaran radikalisme dengan berperan aktif dan bersinergi dengan Polri serta semua pihak," ucap Tri Novi.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Setara Institute Kutuk Keras Bom Bunuh Diri Astana Anyar

News
| Rabu, 07 Desember 2022, 19:37 WIB

Advertisement

alt

Malam Pergantian Tahun, Hotel-Hotel di Bantul Siapkan Gala Dinner dan Live Music

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 17:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement