Advertisement

Nenek di Bantul Tewas Tercebur Sumur Tetangganya

Ujang Hasanudin
Selasa, 01 Februari 2022 - 19:27 WIB
Budi Cahyana
Nenek di Bantul Tewas Tercebur Sumur Tetangganya Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban tercebur sumur di Dusun Ngaran RT04, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, Selasa (1/2/2022) siang. - Istimewa/Kantor Basarnas Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Bonikem, 75, nenek dari Dusun Ngaran RT04, Gilangharjo, Sewon, Bantul, meninggal dunia setelah tercebur di sumur milik tetangganya sedalam 10 meter, Selasa (1/2/2022).

Kapolsek Pandak AKP Wartono mengatakan peristiwa nahas tersebut diketahui saat pemilik sumur Wagiyem akan mengambil air di sumur untuk mandi. Wagiyem melihat baju di dalam sumur dan mengiranya sebagai daun.

BACA JUGA: Meledak! Covid-19 DIY Tambah 114 Kasus dalam Sehari

Namun sekitar pukul 11.00 WIB, saat Wagiyem akan mengambil air lagi di dalam sumur untuk wudu, dia melihat rambut yang terurai. Dia kemudian memberi tahu tetangganya. Sejumlah warga kemudian menyaksikan bersama dan memastikan yang di dalam sumur adalah tubuh manusia tengkurap.

“Selanjutnya warga memberikan informasi ke Polsek Panda,” kata Wartono.

Selanjutnya korban dievakuasi oleh Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI. Tim identifikasi dari Polres dan tim medis dari Puskesmas pandak juga tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Wartono, tidak ada tanda-tanda penganiayaan daam jasad korban. “Tidak ada tanda -anda penganiayaan. [korban diduga] nyemplung di sumur milik tetangga korban,” ujar Wartana.

Selanjutnya korban diserahkan kepda pihak keluarga untuk dimakamkan,

BACA JUGA: Begini Gambaran Lengkap Blok Lapak PKL di Teras Malioboro 2 Jogja

Kepala Kantor Basarnas Jogja L.Wahyu Efendi mengatakan dalam peristiwa tersebut Kantor Basarnas memberangkatkan Tim Rescue yang dilengkapi dengan peralatan vertical rescue. Tiba di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan Tim SAR Gabungan yang sudah berada di lokasi kejadian.

Advertisement

Tim selanjutnya melakukan evakusi korban dari dalam sumur, “Setelah kurang lebih 10 menit, korban dapat dievakuasi dari dalam sumur dan langsung dibawa ke rumah korban untuk diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan,” ujar Wahyu Efendi.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

TRAGEDI KANJURUHAN: Lakukan Investigasi Kapolri Dalami Prosedur Pemakaian Gas Air Mata

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Perhatian! Sewa Jip di Tebing Breksi Bakal Naik Rp50.000 Mulai 1 November 2022

Wisata
| Minggu, 02 Oktober 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement