Heboh Aplikasi Kebugaran Strava Akan Dikenai Pajak, Ini Komentar Pakar
Pakar UMY menegaskan PPN 11% Strava bukan pajak olahraga, melainkan dikenakan pada layanan premium aplikasi digital berbayar.
PKL Malioboro mulai melihat lokasi Teras Malioboro 2 yang menjadi tempat baru. Mereka mulai menata tempat pada Selasa (1/2/2022). /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY berencana memanfaatkan lahan eks Kampus UPN sebagai tempat parkir untuk pengunjung Teras Malioboro. Pemerintah akan melakukan berbagai upaya untuk menarik pengunjung agar nyaman menuju ke lokasi tempat baru para PKL Malioboro.
Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti menilai sejumlah tempat parkir untuk Teras Malioboro baik 1 maupun 2 sebenarnya sudah ada saat ini. Ia mencontohkan untuk Teras Malioboro 2 dekat dengan Taman Parkir Abu Bakar Ali sehingga para pengunjung dapat memanfaatkan tempat parkir yang beroperasi sejak 2016 ini. Sedangkan untuk Teras Malioboro 1, kata dia, tempat parkir lebih banyak, mulai dari Pasar Sore (selatan Pasar Beringharjo) hingga kawasan Parkir Senopati.
BACA JUGA: Tips Sepele Mendapatkan Durian yang Manis, Selamat Mencoba!
“Kalau misalnya mau pakai on street, tetapi harus jalan yang memang tidak ada larangan parkir sesuai ketentuan dari Pemkot Jogja. Karena tidak semua ruas jalan itu boleh dipakai untuk parkir,” katanya saat ditemui usai Rapat Koordinasi dengan Komisi C DPRD DIY, Jumat (4/2/2022).
Akan tetapi saat ini sedang diupayakan untuk menggunakan lahan eks Kampus UPN yang berada di Ketandan sebagai tempat parkir tambahan di kawasan Malioboro.
Lahan ini sangat strategis karena cukup dekat dengan Teras Malioboro 1. Made mengatakan wacana penggunaan lahan ini masih dalam proses koordinasi antarlembaga, dalam hal ini Pemda DIY dengan UPN Jogja. Harapannya Pemda DIY dapat memanfaatkan lahan tersebut untuk parkir.
“Masih dalam fase koordinasi, sudah ada surat permintaan juga dari Pak Gubernur ke UPN, harapannya kita bisa mengoptimalisasi lahan yang ada di sana. Di Ketandan kan dekat sekali dengan TM 1 [Teras Malioboro 1],” katanya.
Made mengatakan setelah mendapatkan persetujuan penggunaan lahan eks UPN, Pemda DIY akan melakukan kajian untuk melihat pentingnya kebutuhan lahan parkir untuk menunjang perekonomian warga.
“Sambil jalan, proses setahun ini kalau bisa [proses administrasi] selesai, memang belum ada pembangunan, masih seperti itu. Kami masih studi dulu juga, berkaitan ekonomi finansial seperti apa,” ucapnya.
Pemda DIY juga akan memaksimalkan penggunaan lahan parkir Beskalan yang memiliki kapasitas 375 motor. Rencananya para PKL Teras Malioboro 1 akan diberikan fasilitas menggunakan tempat parkir ini dengan tarif berbeda dari yang reguler. Program ini digulirkan untuk memudahkan para PKL. Akan tetapi tidak semua kuota parkir, melainkan hanya sekitar 25% saja.
“Kemarin sudah ada inisiasi untuk mengakomodasi PKL meski pun tidak semuanya, untuk menjadi pelanggan memarkir kendaraannya di Beskalan. Ini untuk memberi kemudahan dengan biaya yang tidak sama dengan reguler,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UMY menegaskan PPN 11% Strava bukan pajak olahraga, melainkan dikenakan pada layanan premium aplikasi digital berbayar.
Basarnas menyatakan 46 penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar selamat. Sebanyak 23 orang masih dalam pencarian.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Ekonom menilai pengembangan biofuel generasi kedua pasca-B50 menghadapi tantangan pembiayaan, bahan baku, teknologi, dan kepastian kebijakan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PIP telah menyalurkan pembiayaan Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku UMKM hingga Juni 2026.