Advertisement

Waspada! Kasus Aktif Covid-19 di Sleman Sudah Tembus 600

Abdul Hamied Razak
Jum'at, 04 Februari 2022 - 21:57 WIB
Bhekti Suryani
Waspada! Kasus Aktif Covid-19 di Sleman Sudah Tembus 600 Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Kasus penularan Covid-19 di Sleman terus melonjak drastis. Selain berasal dari klaster sekolah dan keluarga, lonjakan kasus terjadi dari pelaku perjalanan. Kini kasus aktif sudah menembus angka 600.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Cahya Purnama mengatakan mengatakan per Jumat (4/2/2022) terdapat penambahan jumlah kasus baru sebanyak 159 kasus. Jumlah tersebut didominasi dari hasil tracing dari kontak erat sebanyak 79 kasus. Kontak erat kasus di antaranya 28 kasus dari sekolahan dan sisanya 51 kontak kasus keluarga.

"Sebanyak 25 kasus suspek bergejala, 49 kasus dari skrening perjalanan dan enam kasus reinfeksi," katanya, Jumat (4/2/2022).

Cahya mengingatkan agar masyarakat tidak perlu resah dengan lonjakan kasus penyebaran Covid-19 saat ini. Dinkes akan terus berupaya untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Corona ini dengan sejumlah strategi. Selain tetap mendorong penerapan Prokes, Dinkes akan terus meningkatkan akselerasi vaksin anak dan bosster bagi lansia , komorbid serta penerapan PPKM Level 2.

"Tidak perlu resah tetapi harus tetap waspada terhadap kenaikan kasus Covid-19 yang akan terjadi dalam tiga pekan ke depan. Yang penting jaga diri, jaga keluarga dan jaga lingkungan dengan prokes dan 5 M," katanya.

BACA JUGA: Terus Naik! Positif Covid-19 Tambah 273, Kasus Aktif di DIY Tembus 1.000

Lonjakan kasus Covid-19 di Sleman juga berdampak pada meningkatnya kalurahan yang masuk zona merah. Dinkes mencatat, dari 86 kalurahan di Sleman saat ini sebanyak 21 kalurahan masuk zona merah atau naik 6 kalurahan dari pekan lalu. Dampaknya jumlah Kalurahan zona hijau turun drastis dari 68 kalurahan menjadi 52 kalurahan saja.

Selain itu, 1 kalurahan masuk zona oranye dan 12 kalurahan masuk zona kuning. Jika pada Kamis (3/2/2022) jumlah kasus aktif tercatat 479 kasus maka bila ditambah kasus pada Jumat (4/2) sebanyak 159, kasus aktif saat ini menembus angka 638 kasus.

"Peta zonasi Covid-19 tingkat kalurahan ini bersifat dinamis dan diterbitkan secara berkala," kata Cahya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Arkeolog Temukan Gigi Berusia 1,8 Juta Tahun di Georgia

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 11:27 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement