Advertisement

BPOM Gelar Customer Gathering

Media Digital
Sabtu, 05 Februari 2022 - 11:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
BPOM Gelar Customer Gathering Kegiatan customer gathering BPOM, Jumat (4/2/2022). - Ist

Advertisement

Pada kegiatan Jumat (5/2/2022) dilaksanakan customer gathering sebagai salah satu bentuk publikasi kepada masyarakat tentang program yang telah dilakukan dalam melayani masyarakat. Tujuan pertemuan adalah sebagai salah satu sumber masukan atau usulan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik Badan Pengawas Obat dan Makanan, khususnya Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Yogyakarta. Selain itu dimaksudkan pula untuk mewujudkan akuntabilitas kinerja dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Balai Besar POM di Jogja telah menerapkan Reformasi Birokrasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan aparatur berintegritas tinggi, produktif, dan melayani secara prima dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik. Implementasi Reformasi Birokrasi dalam rangka mewujudkan good governance, telah diakui oleh Kemenpan RB dengan pemberian predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) pada tahun 2019 dan predikat WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) pada tahun 2021.

Advertisement

Berbagai inovasi dalam rangka meningkatkan layanan publik agar dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat dan professional, telah dilaksanakan. Di tahun 2021 Balai Besar POM di Yogyakarta menghantarkan beberapa penghargaan tingkat nasional yaitu :
1. Anugerah Indonesian Customer Protection Award (ICPA) kategori Gold
2. Rekor MURI kategori Duta Keamanan Pangan terbanyak (1010 duta)
3. Juara 1 Nasional Desa Pangan Aman BPOM, atas nama Desa Panggungharjo Bantul
4. Juara 2 Nasional Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, atas nama Pasar Gentan Slm
5. Juara 3 Nasional Sekolah dengan komitmen dan inovasi terbaik BPOM atas nama SDN Krapyak Wetan Bantul;
6. Unit penyelenggaraan pelayanan publik Badan POM dengan kategori Pelayanan Prima;

Salah satu inovasi yang sejalan dengan kondisi ekonomi terkini adalah pendampingan UMKM yang melibatan kerjasama dengan beberapa lintas sektor terkait. Pada tahun 2021 telah terbentuk 53 fasilitator UMKM dari 25 lintas sektor propinsi dan kabupaten/kota untuk pendampingan UMKM Pangan Olahan. Sebanyak 99 UMK pangan olahan dan obat tradisional didampingi dan telah dikeluarkan sebanyak 142 nomor ijin edar kepada UMK tersebut.

Pada kegiatan gathering ini juga dilakukan penandatanganan Kerjasama antara Balai Besar POM di Yogyakarta dengan Pimpinan/Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Salimah, Fatayat NU, Muslimat, Nasyiyatul Aisyiyah, PKK), Ketua KPID DIY, Direktur Pemberdayaan Kepada Masyarakat UGM, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Kota Yogyakarta. Kerja sama ini diperlukan dalam rangka membangun koordinasi yang sinergis, untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembinaan dan pengawasan Obat dan Makanan. Selain hal tersebut, kerja sama ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk aktif, dan senantiasa kritis dalam memilih Obat dan Makanan yang aman, berkhasiat/ bermanfaat, dan bermutu. *

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Keren! Warga Desa Ini Tanam Padi Bergambar Soekarno

News
| Selasa, 28 Juni 2022, 23:27 WIB

Advertisement

alt

Daftar 10 Kota Paling Layak Huni di Dunia

Wisata
| Sabtu, 25 Juni 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement