1.000 Hektare Sawah di Bantul Terlambat Tanam, Ini Penyebabnya
Sekitar 1.000 hektare lahan pertanian Bantul terlambat tanam akibat kekurangan air. Petani diminta mengejar empat kali tanam setahun.
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (7/1/2021). /ANTARA FOTO-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, JOGJA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, Gunung Merapi mengalami peningkatan aktivitas yang cukup signifikan pada Rabu (9/3/2022) malam sejak pukul 23.18 WIB dengan mengeluarkan awan panas guguran (APG) sejauh 5.000 meter atau 5 kilometer yang mengarah ke tenggara. Akibatnya, sebanyak 253 warga dari sejumlah desa dari wilayah Klaten dan Sleman mengungsi karena terdampak hujan abu.
Dari catatan BPPTKG, APG dengan jarak luncur sejauh 5.000 m itu terjadi pada pukul 23.18, 23.29, 23.38, 23.44 dan 23.53 WIB dengan amplitudo maksimal 75 milimeter dan durasi maksimal 570 detik. Selain itu, teramati pula lava pijar sebanyak tujuh kali dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter ke arah barat daya. Sampai Kamis (10/3/2022) dini hari tadi, Merapi masih meluncurkan APG maksimal 2.000 meter dengan amplitudo maksimal 75 milimeter dan durasi 191 detik.
"BPPTKG menyatakan pada pukul 01.30 aktivitas Merapi telah melandai. Setelah kejadian APG sebelumnya, kegempaan didominasi oleh gempa-gempa guguran," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis.
Baca juga: Terjauh! Merapi Luncurkan Awan Panas 5 Km, Ratusan Warga Mengungsi
Muhari menyebut, berdasarkan laporan BPPTKG luncuran APG itu memicu terjadinya hujan abu di beberapa wilayah seperti di Pos Pengamatan Gunungapi Babadan, Desa Tlogolele, Desa Ketep, Desa Jati, Desa Soronalan dan Desa Gantang di Kecamatan Sawangan, Desa Paten, Desa Sengi dan Desa Krinjing di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Kemudian juga Desa Balai Rante di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.
"Atas adanya peristiwa APG hingga hujan abu vulkanik itu, sebanyak 253 warga mengungsi sementara ke tempat yang aman. Adapun rinciannya adalah 60 warga Klaten dan 193 warga Sleman," ungkapnya.
Ia menambahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten dan BPBD Kabupaten Sleman telah melakukan pendampingan serta memberikan bantuan logistik kepada para pengungsi tersebut. Monitoring lanjutan serta aktivitas evakuasi warga yang tinggal di sekitar lereng Gunungapi Merapi telah dilakukan. BPBD juga meminta seluruh warga yang berada di dekat lereng Merapi agar segera menjauh dari zona bahaya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 1.000 hektare lahan pertanian Bantul terlambat tanam akibat kekurangan air. Petani diminta mengejar empat kali tanam setahun.
Sebanyak 2,4 juta genteng Jatiwangi disiapkan untuk program perumahan pemerintah. Menperin memastikan kualitas dan standar SNI terjaga.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul November 2026. Cek lokasi, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
Prabowo bertemu 10 mantan Kapolri di Hambalang, Bogor. Istana menyebut pertemuan membahas berbagai isu dan pertukaran pengalaman
Liverpool mengalahkan Crystal Palace 3-1 di Selhurst Park. Mac Allister, Wirtz, dan Isak mencetak gol yang membawa The Reds naik ke posisi keempat.
Mario Suryo Aji finis ke-22 pada Moto2 Qatar 2026. Daniel Holgado menjadi pemenang setelah mengungguli Ivan Ortola dan Alex Escrig.